Tim bulu tangkis Indonesia meraih enam medali pada ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Torehan dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu tersebut mendapat apresiasi dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang selama ini mendukung pembinaan bulu tangkis nasional.
Enam medali tersebut diraih melalui sejumlah nomor pertandingan, baik beregu maupun perorangan. Capaian ini menjadi bagian dari upaya Indonesia mempertahankan daya saing bulu tangkis di tingkat internasional.
Dua medali emas dipersembahkan tim beregu putra dan pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Sementara itu, medali perak diraih pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Adapun tiga medali perunggu disumbangkan tim beregu putri, Alwi Farhan dari nomor tunggal putra, serta pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dari nomor ganda putra.
Ketua Umum PP PBSI Mohammad Fadil Imran menyampaikan apresiasi atas dukungan BNI terhadap perkembangan bulu tangkis Indonesia. Menurut dia, kolaborasi dengan berbagai mitra menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet hingga mampu bersaing di ajang internasional.
“Secara khusus kami menyampaikan terima kasih kepada BNI atas kepercayaan dan konsistensinya mendukung bulu tangkis Indonesia. Bagi kami, kemitraan yang baik bukan hanya hadir ketika atlet berdiri di podium, tetapi juga hadir dalam proses panjang menuju podium tersebut,” ujar Fadil.
Ia menegaskan, menjaga daya saing bulu tangkis Indonesia membutuhkan kerja sama berkelanjutan dari berbagai pihak, mulai dari organisasi olahraga, atlet, pelatih, pemerintah, sponsor, komunitas, hingga masyarakat.
“Kita membutuhkan gotong royong, PBSI, atlet, pelatih, pemerintah, sponsor, komunitas, dan masyarakat bergerak dalam tujuan yang sama,” katanya.
Sementara itu, Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, pencapaian para atlet merupakan hasil dari proses pembinaan jangka panjang yang perlu dijaga secara berkesinambungan.
Menurut Okki, dukungan terhadap pembinaan dan regenerasi atlet menjadi bagian dari komitmen BNI dalam membuka peluang bagi generasi muda Indonesia untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
“Prestasi seperti ini lahir dari proses yang panjang. Karena itu, BNI berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan dan regenerasi atlet sebagai bagian dari upaya memberikan ruang bagi generasi muda Indonesia untuk berkembang dan mengukir prestasi,” ujar Okki.
Ia menambahkan, dukungan terhadap pembinaan atlet sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Prestasi di Asian Games 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berlatih, berkompetisi, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
BNI berharap kolaborasi dengan PBSI dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus memperkuat ekosistem pembinaan bulu tangkis nasional, termasuk dalam menyiapkan atlet-atlet muda yang mampu bersaing di berbagai kompetisi internasional. (*)

