Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Cegah Peredaran Narkoba, Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat Harus Lebih Aktif

3 November 2026

UU Perampasan Aset Bisa Rampas Harta Kasus Investasi Bodong

30 Oktober 2026

Komisi IV DPR Desak Hukuman Bagi Korporasi Terlibat Karhutla Diperberat

30 Oktober 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Cegah Peredaran Narkoba, Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat Harus Lebih Aktif
  • UU Perampasan Aset Bisa Rampas Harta Kasus Investasi Bodong
  • Komisi IV DPR Desak Hukuman Bagi Korporasi Terlibat Karhutla Diperberat
  • Johan Rosihan Minta 20 Korporasi Terlibat Karhutla Bertanggung Jawab
  • Mardani Ali Sera Dukung Penolakan Konser Andrea Bocelli
  • Ketua DPR Ingatkan Pentingnya Beri Ruang Bagi Generasi Muda
  • Persatuan Tak Boleh Hanya jadi Semboyan Saat Menghadapi Karhutla
  • Semua Masukan Ditampung DPR Agar RUU Perampasan Aset Tak Disalahgunakan
Selasa, November 3
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda ยป Persatuan Tak Boleh Hanya jadi Semboyan Saat Menghadapi Karhutla

Persatuan Tak Boleh Hanya jadi Semboyan Saat Menghadapi Karhutla

redaksiBy redaksi29 Oktober 2026Updated:3 November 2026 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua DPR RI Dasco menekankan bahwa persatuan tidak boleh hanya berhenti menjadi semboyan belaka, ketika bangsa menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, hingga cuaca ekstrem melanda.

Menurut dia, persatuan bangsa dalam menghadapi berbagai persoalan tersebut harus menjelma menjadi kemampuan negara dalam mengambil keputusan yang tepat, cepat, dan adil.

“Kebakaran hutan dan lahan, asap lintas batas, banjir, cuaca ekstrem, serta ancaman pangan memperlihatkan bahwa keselamatan rakyat dan keamanan negeri kini saling bertaut,” kata Dasco saat pidato memperingati 98 Tahun Sumpah Pemuda di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026.

Dasco mengatakan pada 28 Oktober 1928, pemuda dari berbagai daerah, suku, dan organisasi datang membawa perbedaan. Menurut dia, mereka tidak sepakat dalam segala hal, tetapi mereka sepakat tentang suatu yang lebih penting: Tanah Air yang satu, bangsa yang satu, dan bahasa persatuan, Indonesia.

Para pemuda itu, kata dia, tidak menunggu keadaan menjadi mudah untuk bersatu. Mereka bersatu justru karena menyadari bahwa masa depan tidak mungkin diperjuangkan sendiri-sendiri.

“Itulah keberanian politik generasi 1928: menempatkan cita-cita bangsa di atas batas kelompok. Dan keberanian semacam itu kembali dituntut dari kita hari ini,” kata dia.

Selain itu, Ketua Harian Partai Gerindra ini mengatakan bahwa pemuda di tahun 1928 itu tidak mengetahui berapa panjang jalan menuju kemerdekaan, tetapi mereka tahu arah yang harus dituju.

Menurut dia, bangsa pada saat ini pun tidak dapat mengendalikan seluruh guncangan dunia. Namun yang dapat ditentukan adalah watak Indonesia saat menghadapinya, yakni berani tanpa gegabah, terbuka tanpa tunduk, bersatu tanpa kehilangan nalar kritis.

“Saya mengajak kepada seluruh kekuatan bangsa, terutama generasi muda, untuk menjaga semangat itu,” katanya.

Untuk itu, dia mengajak seluruh elemen bangsa guna mewariskan semangat itu kepada generasi mendatang negara yang teguh pada konstitusinya, adil kepada rakyatnya, kukuh kedaulatannya, dan percaya diri menyongsong masa depan.

“Pemuda adalah denyut nadi Indonesia, dan menjaga persatuan adalah sumpah abadi kita bersama untuk Indonesia tetap abadi nan jaya,” katanya.

DPR
redaksi

Keep Reading

Cegah Peredaran Narkoba, Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat Harus Lebih Aktif

UU Perampasan Aset Bisa Rampas Harta Kasus Investasi Bodong

Komisi IV DPR Desak Hukuman Bagi Korporasi Terlibat Karhutla Diperberat

Johan Rosihan Minta 20 Korporasi Terlibat Karhutla Bertanggung Jawab

Mardani Ali Sera Dukung Penolakan Konser Andrea Bocelli

Ketua DPR Ingatkan Pentingnya Beri Ruang Bagi Generasi Muda

Berita Terkini

Cegah Peredaran Narkoba, Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat Harus Lebih Aktif

3 November 2026

UU Perampasan Aset Bisa Rampas Harta Kasus Investasi Bodong

30 Oktober 2026

Komisi IV DPR Desak Hukuman Bagi Korporasi Terlibat Karhutla Diperberat

30 Oktober 2026

Johan Rosihan Minta 20 Korporasi Terlibat Karhutla Bertanggung Jawab

30 Oktober 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?