Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

BNI dan PBSI Perkuat Pembinaan Atlet Muda, Indonesia Open Jadi Ajang Bangun Mental Juara

4 Juni 2026

TASPEN: Jumlah Penerima Gaji Ke-13 Naik Menjadi 3,25 Juta Pensiunan

3 Juni 2026

Indonesia Mulai Tinggalkan Pola Ekspor Bahan Mentah Lewat Pabrik Emas Gresik

3 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BNI dan PBSI Perkuat Pembinaan Atlet Muda, Indonesia Open Jadi Ajang Bangun Mental Juara
  • TASPEN: Jumlah Penerima Gaji Ke-13 Naik Menjadi 3,25 Juta Pensiunan
  • Indonesia Mulai Tinggalkan Pola Ekspor Bahan Mentah Lewat Pabrik Emas Gresik
  • BNI Optimistis Atlet Indonesia Lanjutkan Tren Positif di Indonesia Open 2026
  • Fajar-Fikri dan Alwi Ukir Sejarah, BNI Sukses Antar Semangat Regenerasi PBSI ke Panggung Dunia
  • BNI Perkuat Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia, Alwi Farhan Bersinar di Singapore Open
  • BNI Distribusikan 1.200 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah Indonesia
  • BNI Pastikan Layanan Tetap Andal Selama Libur Panjang Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila
Minggu, Juni 7
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Pemerintah Sudah Masuk ke Aplikator Gojek Lewat Danantara

Pemerintah Sudah Masuk ke Aplikator Gojek Lewat Danantara

redaksiBy redaksi1 Mei 2026Updated:6 Juni 2026 DPR Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pemerintah mulai masuk ke perusahaan aplikator ojek online dengan membeli sebagian saham melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Langkah itu akan diikuti penyesuaian kebijakan secara bertahap.

“Pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator itu mengambil bagian saham,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026. 

Dasco melanjutkan, dengan  memegang saham, terbuka ruang bagi pemerintah untuk menyesuaikan berbagai kebijakan di sektor transportasi online, termasuk terkait besaran komisi yang selama ini menjadi keluhan pengemudi ojol. Namun, hal itu dilakukan secara berlahan. 

Aspal langkah pertama yang akan dilakukan adalah menurunkan biaya potongan aplikator.

“Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator tadi di 20 atau 10 ini sehingga aplikator hanya akan mengambil 8 persen dari yang dikumpulkan,” ujarnya.

Terkait status pengemudi ojol, Dasco mengatakan, opsi menjadi pekerja atau tetap mitra, masih dalam tahap simulasi. Ia memastikan organisasi driver ojol akan dilibatkan dalam pembahasan. “Nah nanti itu juga tetap yang organisasi-organisasi kawan-kawan ojol ini tetap akan diajak ngomong, akan diajak berembuk karena pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator itu mengambil bagian saham,” tutup Dasco.

DPR
redaksi

Keep Reading

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman

DPR Komitmen RUU Sisdiknas Muliakan Profesi Guru

My Esti Tegaskan Kualitas Pendidikan Wilayah 3T Harus Jadi Prioritas

Dunia Pendidikan Era Presiden Prabowo Mengalami Kemajuan

Peredaran Kosmetik dan Klinik Kecantikan Ilegal Harus Ditindak Tegas

Berita Terkini

BNI dan PBSI Perkuat Pembinaan Atlet Muda, Indonesia Open Jadi Ajang Bangun Mental Juara

4 Juni 2026

TASPEN: Jumlah Penerima Gaji Ke-13 Naik Menjadi 3,25 Juta Pensiunan

3 Juni 2026

Indonesia Mulai Tinggalkan Pola Ekspor Bahan Mentah Lewat Pabrik Emas Gresik

3 Juni 2026

BNI Optimistis Atlet Indonesia Lanjutkan Tren Positif di Indonesia Open 2026

1 Juni 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?