Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
  • BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026
Sabtu, Agustus 15
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Pemerintah Sudah Masuk ke Aplikator Gojek Lewat Danantara

Pemerintah Sudah Masuk ke Aplikator Gojek Lewat Danantara

redaksiBy redaksi1 Mei 2026Updated:6 Juni 2026 DPR Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pemerintah mulai masuk ke perusahaan aplikator ojek online dengan membeli sebagian saham melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Langkah itu akan diikuti penyesuaian kebijakan secara bertahap.

“Pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator itu mengambil bagian saham,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026. 

Dasco melanjutkan, dengan  memegang saham, terbuka ruang bagi pemerintah untuk menyesuaikan berbagai kebijakan di sektor transportasi online, termasuk terkait besaran komisi yang selama ini menjadi keluhan pengemudi ojol. Namun, hal itu dilakukan secara berlahan. 

Aspal langkah pertama yang akan dilakukan adalah menurunkan biaya potongan aplikator.

“Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator tadi di 20 atau 10 ini sehingga aplikator hanya akan mengambil 8 persen dari yang dikumpulkan,” ujarnya.

Terkait status pengemudi ojol, Dasco mengatakan, opsi menjadi pekerja atau tetap mitra, masih dalam tahap simulasi. Ia memastikan organisasi driver ojol akan dilibatkan dalam pembahasan. “Nah nanti itu juga tetap yang organisasi-organisasi kawan-kawan ojol ini tetap akan diajak ngomong, akan diajak berembuk karena pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator itu mengambil bagian saham,” tutup Dasco.

DPR
redaksi

Keep Reading

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Tiga Peserta SPPI KDMP Meninggal, Komisi I DPR Minta Evaluasi

Berita Terkini

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

23 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?