Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Heryawan (Aher), meminta Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk terus memperkuat tata kelola kawasan perbatasan antara Indonesia dan Timor-Leste.
Karena menurutnya, kawasan perbatasan tidak hanya berfungsi menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi beranda depan Indonesia yang mencerminkan kemajuan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan kualitas pelayanan negara kepada warganya.
Sehingga BNPP dinilai perlu melakukan peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan konektivitas wilayah, serta percepatan pembangunan ekonomi masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan.
“Penguatan tata kelola perbatasan perlu terus diarahkan tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, kemudahan mobilitas, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Aher, dalam keterangan persnya, dikutip Senin, 22 Juni 2026.
Meski demikian, pihaknya mengapresiasi komitmen BNPP dalam memperkuat hubungan dan sinergi lintas batas dengan Timor-Leste, termasuk melalui diplomasi yang ditunjukkan dengan kehadiran jajaran pejabat BNPP dalam peringatan Hari Restorasi Kemerdekaan Timor-Leste di Dili.
Selain memberikan dampak positif bagi stabilitas kawasan, diplomasi perbatasan yang dilakukan secara aktif merupakan langkah penting untuk membangun kepercayaan, memperkuat kerja sama, dan menyelesaikan berbagai persoalan lintas batas secara konstruktif.
“Hubungan yang harmonis antara Indonesia dan Timor-Leste akan membuka peluang yang lebih besar bagi kemajuan kawasan perbatasan,” ungkapnya.

