Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif

14 Juni 2026

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect

13 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H
  • Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif
  • BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect
  • BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking
  • BNI Perkuat Mental Juara Atlet Muda, Alwi dan Ubed Tembus Semifinal Australian Open
  • BNI Kembali Raih Penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2026
  • Once Mekel Soroti Kebijakan PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun
  • Raymond/Joaquin Tembus Final Indonesia Open 2026, BNI: Hasil Nyata Pembinaan Atlet Muda
Jumat, Juni 19
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » DPR Dukung Kebijakan Safe Mode Pemerintah

DPR Dukung Kebijakan Safe Mode Pemerintah

redaksiBy redaksi11 Mei 2026Updated:7 Juni 2026 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mendukung kebijakan safe mode yang di aktivasi oleh Menteri Keuangan dan Gubernur BI, dengan mengeluarkan sejumlah kebijakan yang dalat menjaga pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2026.

Adapun kebijakan safe mode yang dikeluarkan pemerintah yakni, refocusing anggaran, pembatasan transaksi dolar, pembentukan Bond Stabilizer Fund, insentif yield lebih besar untuk penempatan dolar di bank himbara, serta penerbitan panda bond.

“Dengan kebijakan safe mode, maka akan meredam kebutuhan pembiayaan yang besar di tahun ini. Pemerintah juga tidak dihadapkan pada situasi sulit untuk membiyai biaya dana (cost of fund) yang mahal,” kata Said, dalam keterangan persnya, Senin, 11 Mei 2026.

“Tetapi di sisi lain kita juga harus tetap cerdik mengubah tantangan menjadi peluang. Sebab dengan arah kebijakan anggaran menjadi safe mode, kita makin membutuhkan mesin penggerak ekonomi yang lebih besar,” imbuhnya.

Said menjelaskan bahwa mayoritas PDB saat ini ditopang oleh manufaktur, perdagangan, pertanian, konstruksi dan pertambangan. Keseluruhan sektor itu mencapai 63,52 persen PDB, dan sebanyak 66.37 persen penduduk bekerja pada sektor tersebut. Sayangnya, selain sektor perdagangan, pertumbuhan keseluruhan sektor masih dibawah pertumbuhan ekonomi.

“Karena itu, arah kebijakan fiskal harus memberi insentif, dan pembenahan ekosistemnya, agar investasi pada sektor sektor ini tumbuh lebih ekspansif. Sebab bila hanya mengandalkan belanja pemerintah, yang proporsinya pada PDB hanya 6,72 persen tentu tidak memadai,” ungkapnya.

Menurutnya apabila industri, pertanian, perdagangan, kontruksi dan pertambangannya tumbuh, maka kebutuhan penyerapan lapangan kerja pada sektor formal juga akan lebih besar lagi. Sehingga tanggungjawab APBN untuk perlindungan sosial makin ringan, dan fokus APBN akan lebih mengarah pada sektor-sektor produktif.

Oleh sebab itu, Said menegaskan perlunya pemerintah membuat program quick win yang terukur untuk membangkitkan industri, perdagangan, pertanian, konstruksi dan pertambangan, sebagai penggerak ekonomi.

“Sebab jika tanpa dukungan ini, kita akan sulit mendapatkan tambahan kekuatan penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif, yang mampu menyerap lapangan kerja di sektor formal lebih banyak, sementara tekanan eksternal tak menentu, tanpa kepastian waktu dan situasi,” tandasnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

Once Mekel Soroti Kebijakan PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun

DPR Soroti Kasus Gagal Berangkat Umrah Ribuan Calon Jemaah Hanania Travel

Sumatra Blackout, PLN Harus Beri Kompensasi

TNI Bisa Tangani Begal dengan Mekanisme Perbantuan Polri

DPR Apresiasi Pelayanan Jemaah Reguler Indonesia di Mina

Pelaksanaan Haji 2026, Timwas DPR: Semua Relatif Terkendali

Berita Terkini

BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif

14 Juni 2026

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect

13 Juni 2026

BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking

13 Juni 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?