Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
  • BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026
Sabtu, Agustus 15
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Nihayatul Wafiroh: Program MBG Miliki Dampak Ekonomi

Nihayatul Wafiroh: Program MBG Miliki Dampak Ekonomi

redaksiBy redaksi24 April 2026Updated:11 Mei 2026 DPR Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan.

Karena tingginya kebutuhan bahan baku MBG, seperti ayam, dapat membuka peluang pemberdayaan masyarakat lokal. Terlebih satu SPPG dengan sekitar 3.000 penerima manfaat bisa membutuhkan lebih dari 200 potong ayam setiap hari.

“Ini tentu membutuhkan suplai besar dan menjadi peluang bagi masyarakat untuk mulai beternak ayam, baik ayam petelur maupun ayam potong,” kata Nihayatul, dalam keterangan persnya, Jumat, 24 April 2026.

Ia pum mendorong optimalisasi penggunaan produk lokal serta penguatan distribusi antar daerah. Sebab menurutnya, potensi komoditas unggulan di setiap wilayah dapat saling melengkapi untuk mendukung keberlanjutan program.

“Kalau di Kepulauan Riau udangnya bagus, sementara daerah lain kekurangan, ini bisa saling mendukung. Begitu juga dengan ikan atau sayur, bisa ada mekanisme saling suplai antar daerah,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program MBG, tidak hanya dari sisi kesehatan dan gizi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. 

DPR
redaksi

Keep Reading

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Tiga Peserta SPPI KDMP Meninggal, Komisi I DPR Minta Evaluasi

Berita Terkini

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

23 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?