Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

BNI Siapkan Operasional Terbatas dan Layanan Digital Saat Libur Panjang

14 Mei 2026

Beli Tiket Konser Sammy Simorangkir via wondr by BNI Diskon 20 Persen

12 Mei 2026

BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa

11 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BNI Siapkan Operasional Terbatas dan Layanan Digital Saat Libur Panjang
  • Beli Tiket Konser Sammy Simorangkir via wondr by BNI Diskon 20 Persen
  • BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa
  • Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025
  • Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini
  • Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman
  • Perlintasan KA Sebidang Jadi Biang Masalah, Lasarus Desak Evaluasi Nasional
  • Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan
Jumat, Mei 15
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Peningkatan Literasi Harus Dijadikan Sebagai Gerakan Nasional

Peningkatan Literasi Harus Dijadikan Sebagai Gerakan Nasional

redaksiBy redaksi26 Maret 2026Updated:8 April 2026 DPR Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat, mendorong agar peningkatan literasi dijadikan sebagai gerakan nasional yang terukur melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, penguatan literasi masyarakat sangat penting di tengah derasnya arus informasi saat ini. Hal itu bertujuan agar masyarakat tetap dapat berpikir kritis dalam memahami dan menyaring informasi.

“Literasi adalah fondasi kedaulatan bangsa. Jika generasi penerus tidak mampu menelaah informasi dengan baik, hal itu berpotensi menggerus kedaulatan Ibu Pertiwi,” kata Lestari, dalam keterangan persnya, Kamis, 26 Maret 2026.

Namun, masih terdapat sejumlah tantangan dalam peningkatan literasi nasional, seperti kesenjangan literasi antarwilayah, dominasi budaya lisan dibandingkan budaya tulis, harga buku yang relatif mahal, serta kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga.

Oleh sebab itu, pihaknya mendorong peningkatan akses masyarakat terhadap buku berkualitas melalui penguatan perpustakaan serta penghapusan pajak buku, termasuk PPN dan pajak bahan baku kertas. 

Kemudian, pihaknya juga menekankan pentingnya pemerataan distribusi guru berkualitas di seluruh daerah.

“Guru adalah panglima literasi di lapangan. Tidak cukup hanya menempatkan guru, tetapi juga harus memastikan dukungan dan insentif yang layak,” katanya menambahkan.

DPR
redaksi

Keep Reading

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman

Perlintasan KA Sebidang Jadi Biang Masalah, Lasarus Desak Evaluasi Nasional

Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan

DPR: Perguruan Tinggi Jangan Hanya Jadi ‘Pabrik’ Tenaga Kerja

Pimpinan DPR Prihatin Atas Insiden Kecelakaan KRL di Bekasi

Berita Terkini

BNI Siapkan Operasional Terbatas dan Layanan Digital Saat Libur Panjang

14 Mei 2026

Beli Tiket Konser Sammy Simorangkir via wondr by BNI Diskon 20 Persen

12 Mei 2026

BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa

11 Mei 2026

Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025

11 Mei 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?