Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
  • BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026
Sabtu, Agustus 15
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Novita Hardini Tekankan Pentingnya Transformasi Industri Hijau

Novita Hardini Tekankan Pentingnya Transformasi Industri Hijau

redaksiBy redaksi1 Februari 2026Updated:25 Februari 2026 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini, menegaskan pentingnya implementasi transformasi industri hijau (green industry) sebagai strategi bertahan di tengah krisis dan tekanan ekonomi global.

Pasalnya, ketidakpastian ekonomi global kian menekan industri nasional, dan telah berdampak langsung, tidak hanya pada industri besar, tetapi juga ke tingkat rumah tangga dan petani.

Pelemahan nilai tukar rupiah, lonjakan harga energi, hingga ketegangan geopolitik, dinilai menjadi kombinasi ancaman serius bagi keberlanjutan sektor industri dalam negeri.

“Tekanan ekonomi hari ini nyata dirasakan masyarakat dan pelaku industri. Kenaikan harga energi berdampak langsung pada biaya produksi,” kata Novita, dalam keterangan persnya, dikutip Minggu, 1 Februari 2026.

“Tanpa transformasi yang serius dan berkelanjutan, industri nasional berisiko stagnan bahkan tergerus krisis global,” imbuhnya.

Adapun salah satu yang menjadi sorotan adalah langkah PT Japfa Comfeed Indonesia di Provinsi Lampung. Pihaknya mengapresiasi langkah awal PT Japfa yang mulai memanfaatkan energi surya sebagai sumber energi terbarukan.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa industri hijau tidak boleh berhenti pada simbol atau sekadar penggantian sumber listrik.

“Green industry bukan hanya soal panel surya. Transformasi harus menyentuh manajemen limbah, perlindungan ekosistem, efisiensi sumber daya, dan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. Jika tidak, konsep hijau hanya menjadi jargon,” tegasnya.

Ia pun mendorong agar PT Japfa dapat menjadi pilot project industri hijau di sektor pangan, yang benar-benar menerapkan prinsip keberlanjutan secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir.

Selain aspek lingkungan, Novita juga menyoroti keadilan ekonomi dalam ekosistem industri pangan. Ia mengingatkan agar perusahaan besar tidak bergerak eksklusif dan menutup ruang bagi pelaku usaha kecil.

“Sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden tentang kemandirian dan kedaulatan pangan, industri besar tidak boleh berjalan sendiri. Harus ada ruang kolaborasi yang nyata bagi UMKM dan usaha mikro, agar manfaat kemajuan industri dirasakan hingga ke lapisan ekonomi terbawah,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan transformasi industri hijau tidak hanya diukur dari efisiensi energi atau capaian produksi, tetapi dari sejauh mana industri mampu bertahan di tengah krisis global, menjaga lingkungan, dan menciptakan keadilan ekonomi.

“Kalau tidak berani berubah sekarang, industri nasional bukan hanya kalah bersaing, tapi bisa tergilas oleh krisis global,” pungkasnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Tiga Peserta SPPI KDMP Meninggal, Komisi I DPR Minta Evaluasi

Berita Terkini

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

23 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?