Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
Minggu, Agustus 16
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Gamal Albinsaid Soroti Fenomena Degradasi Kualitas Kerja di Indonesia

Gamal Albinsaid Soroti Fenomena Degradasi Kualitas Kerja di Indonesia

redaksiBy redaksi19 November 2025Updated:10 Desember 2025 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi IX DPR RI, Gamal Albinsaid, menyoroti fenomena degradasi kualitas kerja di Indonesia, lantaran banyaknya perkerja yang terjebak dalam pekerjaan paruh waktu tanpa perlindungan sosial.

Meskipun angka pengangguran terbuka tercatat di sekitar 4,85 persen, namun penyerapan tenaga kerja baru hanya berkisar 87 persen dari 1,89 juta, dan di antaranya adalah pekerja paruh waktu tanpa jaminan sosial memadai. 

Menurutnya, fenomena tersebut merupakan sinyal bahwa ekonomi Indonesia tengah menghasilkan pekerjaan yang tidak stabil dan tidak sebanding dengan pertumbuhan formal.

“Kita tidak cukup hanya bicara soal serapan tenaga kerja. Persoalan sesungguhnya adalah kualitas pekerjaan. Pekerjaan yang ada sekarang jauh dari kata aman, jauh dari upah layak, dan jauh dari perlindungan jaminan sosial yang memadai,” kata Gamal, dalam keterangan persnya, dikutip Rabu, 19 November 2025.

Ia menilai, fenomena itu juga berkaitan dengan melemahnya sektor manufaktur konvensional yang biasanya menawarkan pekerjaan permanen, serta dengan pesatnya perkembangan sektor jasa informal yang cenderung berisiko tinggi.

Hal itu mengakibatkan banyak pekerja rentan yang hidup dalam ketidakpastian, tanpa jaminan seperti jaminan hari tua, kesehatan, atau pemutusan hubungan kerja.

Di sisi lain, pihaknya juga menyoroti angka underemployment yang sangat tinggi: sebanyak 19,6 juta pekerja ingin menambah jam kerja karena pendapatan mereka rendah.

Oleh sebab itu, Gamal mendorong pembentukan regulasi yang lebih berpihak pada kualitas pekerjaan, dan menekankan pentingnya memperkuat sistem jaminan sosial agar para pekerja paruh waktu dan informal tidak lagi menjadi kelompok paling rentan.

Karena apabila kondisi tersebut dibiarkan, maka pertumbuhan ekonomi hanya akan menciptakan pekerjaan semu banyak orang bekerja, tetapi banyak pula yang hidup dalam ketidakpastian, dan pembangunan ekonomi tidak akan optimal.

“Kebijakan ketenagakerjaan ke depan harus lebih tegas agar Indonesia dapat membangun fondasi ekonomi yang adil dan inklusif,” tandasnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Tiga Peserta SPPI KDMP Meninggal, Komisi I DPR Minta Evaluasi

Berita Terkini

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?