Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif

14 Juni 2026

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect

13 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H
  • Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif
  • BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect
  • BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking
  • BNI Perkuat Mental Juara Atlet Muda, Alwi dan Ubed Tembus Semifinal Australian Open
  • BNI Kembali Raih Penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2026
  • Once Mekel Soroti Kebijakan PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun
  • Raymond/Joaquin Tembus Final Indonesia Open 2026, BNI: Hasil Nyata Pembinaan Atlet Muda
Rabu, Juni 17
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Legislator Apresiasi Kreativitas Kemenag Soal Tepuk Sakinah

Legislator Apresiasi Kreativitas Kemenag Soal Tepuk Sakinah

redaksiBy redaksi14 Oktober 2025Updated:16 November 2025 DPR Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VIII DPR RI, Surahman Hidayat, mengapresiasi kreativitas Kementerian Agama (Kemenag) yang menghadirkan Tepuk Sakinah sebagai bagian dari pendekatan edukatif yang komunikatif dan menyenangkan. 

Menurutnya, pendekatan seperti ini bisa menjangkau generasi muda dengan cara yang lebih ringan dan mudah diterima. Terlebih saat ini Tepuk Sakinah sudah viral di media sosial.

Ia pun berharap, edukasi pranikah di Indonesia tidak hanya bersifat seremonial dan normatif. Tetapi harus menjadi proses pembentukan nilai dan keterampilan hidup bersama.

”Tepuk Sakinah harus menjadi pintu masuk, bukan tujuan akhir. Di balik gerakan tangan dan jargon ceria, harus ada kedalaman nilai, pemahaman spiritual, dan kesiapan mental yang benar-benar dibangun,” kata Surahman, dalam keterangan persnya, dikutip Selasa, 14 Oktober 2025.

Pihaknya juga menekankan pentingnya menghindari simplifikasi makna pernikahan yang menganggap pernikahan hanya soal ijab kabul dan tinggal serumah, tanpa memahami tanggung jawab spiritual, emosional, dan sosial di baliknya.

”Pernikahan bukan hanya kontrak sosial, melainkan ibadah sepanjang hayat. Dalam perspektif Islam, menikah adalah jalan untuk menyempurnakan separuh agama, membangun keluarga sebagai ladang amal, dan menjaga kehormatan diri,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Surahman mendorong agar program bimbingan calon pengantin tidak berhenti pada simbol, tetapi menyentuh substansi, dan mendorong pentingnya perbaikan dan penyempurnaan kurikulum materi wajib dalam bimbingan calon pengantin.

DPR
redaksi

Keep Reading

Once Mekel Soroti Kebijakan PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun

DPR Soroti Kasus Gagal Berangkat Umrah Ribuan Calon Jemaah Hanania Travel

Sumatra Blackout, PLN Harus Beri Kompensasi

TNI Bisa Tangani Begal dengan Mekanisme Perbantuan Polri

DPR Apresiasi Pelayanan Jemaah Reguler Indonesia di Mina

Pelaksanaan Haji 2026, Timwas DPR: Semua Relatif Terkendali

Berita Terkini

BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif

14 Juni 2026

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect

13 Juni 2026

BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking

13 Juni 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?