Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
  • BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026
Minggu, Agustus 16
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Waka Komisi VII DPR: Bonus Demografi Indonesia Harus Dikelola dengan Tepat

Waka Komisi VII DPR: Bonus Demografi Indonesia Harus Dikelola dengan Tepat

redaksiBy redaksi7 September 2025Updated:9 Oktober 2025 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Lamhot Sinaga mengingatkan agar negara mengelola bonus demografi Indonesia dengan tepat. Pengelolaan yang baik diyakini bisa menjadi pendorong kemajuan bangsa.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI itu menyatakan peran generasi muda serta kontribusi strategis dari berbagai elemen masyarakat merupakan upaya penting untuk menghadapi kondisi ekonomi yang sangat dinamis dan penuh fluktuasi.

“Indonesia masih mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12 persen. Ini pencapaian yang patut diapresiasi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,” kata Lamhot dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, 6 September 2025.

Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan bahwa kinerja ekonomi Indonesia relatif stabil dibandingkan sejumlah negara mitra dagang utama. Pada kuartal terakhir, kontribusi terbesar datang dari sektor industri pengolahan/manufaktur, pertanian, konstruksi, serta sektor informasi dan komunikasi.

“Pertumbuhan ini tidak semata digerakkan oleh pengadaan barang dan jasa pemerintah, tetapi juga karena sektor riil bergerak tumbuh sehat. Industri manufaktur, yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, menjadi motor utama yang menopang ketahanan ekonomi kita,” katanya.

Menurut dia, Indonesia saat ini berada pada fase bonus demografi karena 70 persen populasi tergolong usia produktif, yakni 15–64 tahun. Diperkirakan kondisi ini akan mencapai puncaknya pada 2030-2040.

Karena itu, dia menegaskan bahwa peluang tersebut tidak datang dua kali. Jika peluang itu tidak dikelola dengan strategi yang matang, maka bisa berubah menjadi beban.

“Kuncinya ada pada penyediaan lapangan kerja berkualitas, peningkatan produktivitas tenaga kerja, dan investasi pada pendidikan serta kesehatan generasi muda,” katanya.

Dia menilai arah kebijakan ekonomi Indonesia sudah berada di jalur yang tepat, namun perlu konsistensi. Karena itu harus fokus pada hilirisasi industri, peningkatan daya saing ekspor, dan penguatan ketahanan energi harus terus dikawal.

“Dengan begitu, bonus demografi benar-benar akan menjadi modal pembangunan menuju Indonesia sebagai kekuatan ekonomi dunia di 2045,” katanya.

DPR
redaksi

Keep Reading

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Tiga Peserta SPPI KDMP Meninggal, Komisi I DPR Minta Evaluasi

Berita Terkini

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

23 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?