Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
Senin, Agustus 17
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Stunting di NTT Tinggi, DPR: Ini Tamparan Keras Bagi Kami

Stunting di NTT Tinggi, DPR: Ini Tamparan Keras Bagi Kami

redaksiBy redaksi12 Agustus 2025Updated:15 September 2025 DPR Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetyani menyoroti tingginya angka stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kini menempati peringkat pertama di Indonesia.

Pasalnya, berdasarkan paparan Dinas Kesehatan Provinsi NTT, prevalensi stunting di daerah tersebut mencapai 33,1 persen, menggeser Papua Barat dari posisi teratas.

“Ini menjadi tamparan keras bagi kami di Komisi IX dan mitra kerja kami, salah satunya Kementerian Kesehatan,” kata Netty, dalam keterangan persnya, dikutip Selasa, 12 Agustus 2025.

Ia pun mengatakan, salah satu keluhan utama dari Dinas Kesehatan di daerah NTT adalah minimnya ketersediaan vaksin untuk lima imunisasi dasar lengkap bagi bayi dan balita.

Menurut Netty, permasalahan itu berpotensi menjadi bom waktu yang dapat memperpanjang persoalan stunting di tanah air, khususnya di wilayah NTT.

“Kekurangan vaksin berarti kita sedang membuka jalan bagi munculnya kembali penyakit-penyakit endemik seperti TBC dan penyakit lain yang sebenarnya bisa dicegah melalui imunisasi,” tegasnya.

Selain masalah vaksin, pihaknya juga menyoroti tantangan geografis NTT yang menyulitkan tenaga kesehatan, UPTD, dan kader posyandu menjangkau seluruh balita. 

Oleh sebab itu, Netty mendorong pemerintah daerah agar membuat peta wilayah rawan stunting dan memastikan lokasi tersebut memiliki akses ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?