Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan

20 Juni 2026

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

20 Juni 2026

BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan
  • BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat
  • BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H
  • Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif
  • BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect
  • BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking
  • BNI Perkuat Mental Juara Atlet Muda, Alwi dan Ubed Tembus Semifinal Australian Open
  • BNI Kembali Raih Penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2026
Senin, Juni 22
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Oleh Soleh: RUU Penyiaran Harus Lebih Adil dan Lebih Ramah

Oleh Soleh: RUU Penyiaran Harus Lebih Adil dan Lebih Ramah

redaksiBy redaksi14 April 2025Updated:22 April 2025 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh mengatakan pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Penyiaran harus berfokus pada aturan yang lebih adil dan ramah.

“UU Penyiaran ini kita berfokus lebih kepada bagaimana membuat ekosistem penyiaran yang lebih adil dan lebih ramah,” kata Oleh kepada wartawan, Jakarta, Kamis, 13 Maret 2025.

Legislator Jabar Dapil XI itu menyatakan bila poin adil yang dimaksud adalah relevan dengan perkembangan zaman. Terutama, di era media sosial (medsos) yang semakin berkembang.

Menurut dia, dengan medsos semua orang bisa menjadi reporter dan membuat berita yang berbahaya bila informasi yang dipublikasikan masih belum jelas.

“Poin adil yang dimaksud disini adalah bila sesuai dengan perkembangan zaman, munculnya medsos ini kan membuat  kita semua bisa jadi seorang reporter jadi ini rencananya dibatasi,” ucapnya.

Oleh menyatakan hal yang tidak kalah penting adalah mengenai permasalahan bisnis. Dia mengatakan dunia semakin dinamis dan terus mengalami perubahan. Belum lagi UU Penyiaran ini, kata Oleh, sudah tidak lagi relevan dengan era sekarang.

Terakhir, Oleh menyatakan salah satu poin yang tidak kalah penting dalam RUU Penyiaran ini adalah terkait perlindungan konsumen terutama pada anak-anak.

“Tentu, zaman terus berubah untuk itu kami di Komisi I secara cepat beradaptasi dengan kondisi hari ini, selain soal tumpang tindih regulasi kami juga ingin memasukan poin perlindungan konsumen terutama pada anak anak,” kata dia.

DPR
redaksi

Keep Reading

Once Mekel Soroti Kebijakan PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun

DPR Soroti Kasus Gagal Berangkat Umrah Ribuan Calon Jemaah Hanania Travel

Sumatra Blackout, PLN Harus Beri Kompensasi

TNI Bisa Tangani Begal dengan Mekanisme Perbantuan Polri

DPR Apresiasi Pelayanan Jemaah Reguler Indonesia di Mina

Pelaksanaan Haji 2026, Timwas DPR: Semua Relatif Terkendali

Berita Terkini

Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan

20 Juni 2026

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

20 Juni 2026

BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif

14 Juni 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?