Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
Selasa, Agustus 18
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Al Muzzammil Yusuf Dukung Adanya Program Penghargaan Bagi Pengacara

Al Muzzammil Yusuf Dukung Adanya Program Penghargaan Bagi Pengacara

redaksiBy redaksi1 Maret 2025Updated:6 Maret 2025 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XIII DPR RI Al Muzzammil Yusuf memberikan tanggapan positif terhadap program penghargaan bagi para pengacara yang diinisiasi oleh Hukum Online.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan pentingnya penghargaan tersebut berbasis pada aspirasi masyarakat dan tidak hanya terpusat di Jakarta.

“Kita tidak menolak, ini bagus. Tapi kita sarankan agar award ini benar-benar dari bawah ke atas (bottom-up). Carilah pengacara yang selama ini membela rakyat, tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga dari berbagai daerah,” ujar Al Muzzammil di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Jumat (28/02/2025).

Menurutnya, proses seleksi penerima penghargaan harus melibatkan masyarakat melalui media sosial dengan menjaring pendapat publik dari 38 provinsi.

Ia menekankan bahwa pengacara yang layak mendapatkan apresiasi adalah mereka yang membela rakyat tanpa pamrih, termasuk tanpa meminta bayaran dari masyarakat yang mengalami kesulitan hukum.

Lebih lanjut, ia juga mengusulkan agar penghargaan tidak hanya diberikan kepada pengacara, tetapi juga kepada aparat penegak hukum seperti polisi, jaksa, dan hakim yang berintegritas serta berkomitmen pada keadilan. 

“Kita ingin menangkap bahwa keadilan dan kejujuran masih ada di tengah masyarakat. Jangan sampai muncul pesimisme bahwa keadilan tidak ada di Indonesia,” tambahnya.

Dalam diskusinya dengan pihak penyelenggara, ia juga menyinggung pentingnya penceritaan pengalaman masyarakat sebagai dasar penghargaan.

“Misalnya ada rakyat dari daerah terpencil yang merasa dibela oleh seorang polisi atau jaksa tanpa diminta bayaran, itu bisa menjadi cerita inspiratif bagi publik,” ujarnya.

Politisi Fraksi PKS itu berharap penghargaan ini tidak hanya menyoroti pengacara-pengacara besar di ibu kota, tetapi juga memberikan apresiasi kepada mereka yang bekerja di daerah dan benar-benar membantu rakyat kecil.

“Jangan sampai nanti kesannya orang yang punya jasa hanya pengacara besar di Jakarta. Kita ingin mengangkat mereka yang bekerja untuk masyarakat kecil dan tertindas,” tegasnya.

Sebagai penutup, ia menekankan bahwa di tengah kritik terhadap institusi penegak hukum, masih banyak individu yang bekerja dengan baik dan menjunjung tinggi keadilan.

“Kita yakin masih ada polisi, jaksa, hakim, dan pengacara yang baik di negeri ini. Ini yang harus kita angkat di tengah pesimisme publik,” pungkasnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?