Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

MIND ID Bukukan Pendapatan Rp139 Triliun Lewat Hilirisasi

24 April 2026

Melonjak 103%, Investasi Triwulan I 2026 Batam Tembus Rp17,4 Triliun

23 April 2026

KWP Awards 2026, GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Penggerak Harmoni dan Budaya

23 April 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • MIND ID Bukukan Pendapatan Rp139 Triliun Lewat Hilirisasi
  • Melonjak 103%, Investasi Triwulan I 2026 Batam Tembus Rp17,4 Triliun
  • KWP Awards 2026, GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Penggerak Harmoni dan Budaya
  • Li Claudia Chandra: Sang Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026
  • KWP Award 2026, Lia Istifhama Sabet Penghargaan Senator Penguat Kebijakan Publik
  • KWP Award 2026 Jadi Pemicu Ibas Perkuat Komitmen Pengembangan Ekonomi Pedesaan
  • Peduli Kesejahteraan Rakyat, Fraksi Demokrat Raih Penghargaan KWP Award 2026
  • Eksistensi Mimika Diakui di Jakarta, Bupati Johannes Rettob Sabet Penghargaan Inovasi Daerah KWP Award 2026
Selasa, Mei 5
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda ยป Nanang Samodra Kecewa Biaya Haji di Beberapa embarkasi Mengalami Kenaikan

Nanang Samodra Kecewa Biaya Haji di Beberapa embarkasi Mengalami Kenaikan

redaksiBy redaksi27 Februari 2025 DPR Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VIII DPR RI Nanang Samodra kecewa terhadap Kementerian Agama (Kemenag) terkait biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 2025. Pasalnya, meskipun secara umum biaya haji telah disepakati untuk turun dibandingkan tahun lalu, faktanya biaya yang dibayarkan jemaah di beberapa embarkasi justru mengalami kenaikan.

“Saya sebagai anggota Komisi VIII sedikit kecewa dengan Kemenag karena kita sudah sepakat bahwa biaya perjalanan ibadah haji untuk tahun 2025 ini diturunkan dibandingkan tahun lalu. Tapi dalam faktanya memang turun tetapi masyarakat membayar lebih dari tahun lalu,” ujar Nanang usai kunjungan kerja dalam rangka melihat persiapan penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi Surabaya, Jawa Timur, Rabu (26/2/2025).

Ia menjelaskan, kenaikan biaya ini terjadi di beberapa embarkasi, dengan kenaikan tertinggi terjadi di Embarkasi Banjarmasin. Hal ini menimbulkan kekecewaan di kalangan jemaah haji asal Kalimantan Selatan.

“Dari sekian belas embarkasi, ternyata saya temukan empat yang turun, yaitu Aceh, Medan, Makassar, dan satu lagi saya lupa. Tapi yang lain naik, yang paling tinggi kenaikannya adalah Banjarmasin. Jadi masyarakat Banjarmasin kecewa, kenapa kok biaya haji diumumkan turun tapi ternyata faktanya yang kita bayar lebih,” ungkapnya.

Nanang menilai, perbedaan biaya ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kesiapan bandara. Ia mencontohkan, Embarkasi Surabaya memiliki biaya yang lebih mahal karena landasan pacunya yang pendek, sehingga pesawat berbadan besar tidak bisa mendarat dengan kapasitas penuh.

“Keliatannya kesiapan bandara, saya ambil contoh misalkan Surabaya itu mahal, Embarkasi Surabaya, kenapa? Landasannya pendek sehingga pesawat badan besar gak bisa landing disitu. Kalaupun bisa landing kapasitasnya terbatas sehingga bahan bakarnya dikurangi. Akhirnya untuk bisa sampai langsung terbang ke Jeddah harus ngisi lagi, di Banda Aceh ngisi disana, baru terbang,” jelasnya.

Sementara itu, Embarkasi Banjarmasin mengalami kenaikan biaya karena bandaranya yang belum berstatus internasional, sehingga memerlukan biaya tambahan untuk mendatangkan peralatan dan perlengkapan dari Jakarta.

“Banjarmasin kenapa kok harganya naik karena di Banjarmasin itu bukan bandara internasional tapi bisa digunakan untuk haji artinya kesiapan-kesiapan sebagai bandara internasional jadi tanggap pesawat untuk pesawat yang badan lebar, alat-alat catering dan semua muanya itu didatangkan dari Jakarta. Nah ongkos mendatangkannya itu juga tidak murah,” katanya.

Nanang berharap, ke depannya Kemenag bisa lebih cermat dalam menetapkan biaya haji per embarkasi, sehingga tidak menimbulkan kekecewaan di kalangan jemaah.

“Lain kali kalau sudah keluar Keppres gelondongannya, maksudnya persetujuan  sudah turun, ya ditatalah sedemikian rupa supaya biaya yang dibayar oleh masyarakat per embarkasi itu juga turun artinya diratakan supaya kesannya semua mengalami penurunan. Jangan seperti sekarang diumumkan turun tapi malah masyarakat membayarnya naik gitu,” pungkasnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

KWP Awards 2026, GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Penggerak Harmoni dan Budaya

Li Claudia Chandra: Sang Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

KWP Award 2026, Lia Istifhama Sabet Penghargaan Senator Penguat Kebijakan Publik

KWP Award 2026 Jadi Pemicu Ibas Perkuat Komitmen Pengembangan Ekonomi Pedesaan

Peduli Kesejahteraan Rakyat, Fraksi Demokrat Raih Penghargaan KWP Award 2026

Eksistensi Mimika Diakui di Jakarta, Bupati Johannes Rettob Sabet Penghargaan Inovasi Daerah KWP Award 2026

Berita Terkini

MIND ID Bukukan Pendapatan Rp139 Triliun Lewat Hilirisasi

24 April 2026

Melonjak 103%, Investasi Triwulan I 2026 Batam Tembus Rp17,4 Triliun

23 April 2026

KWP Awards 2026, GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Penggerak Harmoni dan Budaya

23 April 2026

Li Claudia Chandra: Sang Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

16 April 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?