Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
Selasa, Agustus 18
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Soedeson Ingatkan Kepolisian dan Kejaksaan Awasi Peredaran Barang Impor

Soedeson Ingatkan Kepolisian dan Kejaksaan Awasi Peredaran Barang Impor

redaksiBy redaksi23 Februari 2025Updated:27 Februari 2025 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi III DPR RI Soedeson Tandra mengingatkan kepada pihak Kepolisian dan Kejaksaan untuk memberikan perhatian penuh terhadap peredaran barang-barang impor, terutama yang rawan masuk secara ilegal.

Pasalnya, menjelang bulan Ramadan, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok, seperti bawang merah, bawang putih, gula, kacang, dan produk sandang seperti tekstil, diperkirakan akan meningkat.

“Pihak berwenang agar lebih berhati-hati melihat impor barang-barang kebutuhan pokok mana saja yang tidak terkontrol, (karena) dapat menimbulkan masalah serius bagi perekonomian lokal dan negara,” tegasnya kepada Parlementaria usai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III dengan Kapolda Jawa Timur Komjen Pol Imam Sugianto beserta Jajaran dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Mia Amiati di Kepolisian Daerah Jawa Timur, Jumat (21/02/2025).

Politisi Fraksi Golkar ini menjelaskan banyak barang impor yang seharusnya masuk melalui jalur resmi, tetapi ada dugaan kuat bahwa sejumlah barang tersebut berasal dari impor ilegal. Hal ini, selain merugikan pelaku usaha lokal, juga mengurangi penerimaan negara yang seharusnya didapatkan dari proses impor yang sah.

“Dengan demikian saya harapkan, pihak Kepolisian, Kejaksaan, dan Bea Cukai bisa memperketat pengawasan terhadap jalur-jalur impor, terutama yang berpotensi mengancam stabilitas ekonomi dalam negeri. Penegakan hukum yang tegas terhadap impor ilegal sangat penting, mengingat dampak buruknya terhadap perekonomian, terutama bagi para petani dan pengusaha lokal yang terkena dampak persaingan tidak sehat,” jelasnya.

Ia pun menambahkan, transparansi dalam penegakan hukum juga diharapkan, agar rakyat dapat merasakan perlindungan dari negara. Karena itu, ia menekankan penegak hukum harus memiliki rasa cinta yang besar terhadap bangsa dan negara serta kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat.

“Dengan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan praktik impor ilegal dapat ditekan, sehingga perekonomian lokal tetap terjaga dan penerimaan negara dari sektor ini dapat meningkat,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Kapolda Jawa Timur, Komjen Pol Imam Sugianto, menjelaskan mengenai kesiapan Satgas Pangan, khususnya menghadapi bulan puasa dan Ramadan.

“Insyaallah, Satgas Pangan akan terus bergerak dan bekerja dengan baik. Hal ini menjadi prioritas utama, terutama menjelang hari-hari besar dan bulan puasa Ramadan. Di Jawa Timur, kami pastikan harga-harga bahan pokok tetap stabil. Jika terjadi lonjakan, pemerintah daerah selalu siap memberikan langkah-langkah yang tepat. Selain itu, di sektor tekstil, situasinya dipastikan aman,” pungkasnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?