Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
Rabu, Agustus 19
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Syarief Abdullah Dorong Formulasi Baru Pembahian Hasil Pajak

Syarief Abdullah Dorong Formulasi Baru Pembahian Hasil Pajak

redaksiBy redaksi30 November 2024Updated:6 Desember 2024 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie mendorong pemerintah pusat untuk membuat formulasi baru terkait mekanisme pembagian hasil pajak.

Sebab, provinsi Kalimantan Barat yang menjadi penghasil bauksit terbesar di Indonesia dinilai hanya memperoleh porsi sedikit dari pembagian hasil pajak tersebut.

Ia pun menyayangkan, pengenaan pajak tambang hanya pada perhitungan di pusat, yang mana hanya sedikit memperhitungkan porsi kontribusi nyata daerah penghasil sumber daya tersebut.

Oleh karena itu, dirinya mengingatkan pemerintah pusat soal pentingnya keberpihakan kebijakan terhadap daerah penghasil sumber daya.

Perlu diketahui, hasil pembagian pajak tersebut menjadi salah satu modal vital bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Pajak bauksit seharusnya dihitung dari lokasi produksi. Hal ini penting untuk memberikan kontribusi langsung kepada daerah penghasil, seperti Ketapang, yang menjadi lokasi smelter dan infrastruktur utama,” tegas Syarief saat ditemui usai mengikuti agenda Kunjungan Kerja Banggar DPR RI ke Kanwil Dirjen Pajak, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (28/11/2024).

Politisi Fraksi Partai NasDem itu menekankan pentingnya alokasi bagi hasil pajak yang lebih signifikan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat aktivitas pertambangan yang berada di daerah penghasil sumber daya. Kerap kali, ujarnya, jalan-jalan utama yang dilalui oleh kendaraan tambang mengalami kerusakan parah.

Terakhir, dirinya mengingatkan pemerintah pusat harus formulasi kebijakan perpajakan yang adil. Baginya, upaya ini krusial karena kebijakan perpajakan menjadi katalisator utama bagi pembangunan daerah, termasuk Kalimantan Barat. Ia berharap pemerintah daerah dan pusat dapat bersinergi.

“Kesejahteraan masyarakat daerah seperti Kalbar, harus menjadi perhatian pusat juga. Dengan kebijakan yang tepat, saya yakin kita dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sumber daya bauksit di Kalimantan Barat mampu memproduksi alumina lebih dari 10 tahun. Maka dari itu, Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, yang dioperasikan oleh PT Borneo Alumina Indonesia, menjadi tonggak penting di Kalimantan Barat.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?