Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD

22 Agustus 2026

Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

22 Agustus 2026

BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona

21 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD
  • Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
  • BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
Sabtu, Agustus 22
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » DPR Yakin Proyek IKN Bakal Kebanjiran Investor Jika Infrastruktur Dasar Terbangun

DPR Yakin Proyek IKN Bakal Kebanjiran Investor Jika Infrastruktur Dasar Terbangun

redaksiBy redaksi19 Agustus 2023Updated:31 Agustus 2023 DPR Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Sarmuji yakin investor asing bakal ‘mengeroyok’ investasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Investor dipastikan rela menggelontorkan ‘uangnya’ jika pembangunan infrastrukur dasar IKN benar-benar sudah berdiri.

“Nanti kalau infratruktur dasarnya sudah baik, akan banyak investor yang mau masuk. Tapi kalau infrastruktur dasarnya enggak ada siapa yang mau yakin kalau IKN itu mau diseriusin,” kata Sarmuji di Jakarta, Sabtu, 19 Agustus 2023.

Sejauh ini, pemerintah melalui Kementerian Investasi tengah menggaet penanam modal dalam negeri untuk membangun dasar IKN. Salah satu yang digaet adalah pengembang properti besar Indonesia, Agung Sedayu Group.

Bagi Sarmuji, wajar jika pemerintah lebih mengedepankan investor dalam negeri untuk melakukan pembangunan dasar IKN. Dia menilai sangat tidak mungkin investor asing mau diajak berinvestasi jika ‘wujud’ dari IKN belum ada.

“Jadi menang begini, investor apalagi investor asing itu nyaris tidak mungkin mau melakukan memberikan investasi dasar seperti jalan, pelabuhan, itu di mana-mana begitu, pemerintah itu harus berinvestasi di infrastruktur dasar,” kata dia.

Ketua DPD 1 Partai Golkar Jawa Timur (Jatim) itu optimistis IKN jadi rebutan investor asing seiring berdirinya infrastruktur dasar Ibu Kota baru Indonesia tersebut. Dia menyebut infrastruktur awal diperlukan sebagai tanda negara serius menggarap megaproyek tersebut. 

“Kenapa? Itu berarti negara ini serius mau membangun IKN. Dan orang mau naruh duitnya juga harus ada kepastian kan, kalau enggak ada kan siapa yang mau juga, duit kan enggak mengenal bendera,” kata dia.

“Kalau nanti serius dan lengkap, oh Indonesia serius mau memindahkan Ibu Kota, baru berharap orang untuk masuk. Itu aja logika dasarnya,” timpalnya.

Di sisi lain, Sarmuji juga menilai wajar jika target investasi yang digaungkan pemerintah mencapai Rp600 triliun. Menurut dia, memindahkan Ibu Kota Negara memerlukan dana yang tidak sedikit.

“Ya membangun, memang membangun Ibu Kota baru memang besar apalagi Ibu Kota baru yang dirancang sedemikian canggih dan itu lebih besar, untuk melihara lalu lintas mudik aja butuh dana besar, memperbaiki saja apalagi membangun Ibu Kota baru,” kata dia.

Politikus Partai Golkar ini juga yakin IKN sudah bisa difungsikan pada 2024. Dengan catatan, kata dia, IKN tidak bisa beroperasi 100 persen.

Artinya, IKN hanya bisa digunakan untuk agenda-agenda ‘ringan’ seperti target pemerintah melangsungkan upacara kemerdekaan RI pada 2024. Dia mengingatkan butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun sebuah Ibu Kota yang utuh.

“Tapi kalau disuruh semua sesuai marketnya ya enggak lah. Membangun IKN itu di mana-mana butuh waktu bertahun-tahun enggak mungkin 1 2 tahun, kan kita bukan bandung bodowoso, jadi yang wajar-wajar saja,” kata dia.

Sebelumnya, pendiri Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan mengunjungi IKN Nusantara, Kalimantan Timur. Pengusaha kelas kakap tersebut mendampingi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dan Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe.

Disebutkan bahwa Aguan menjadi pemimpin konsorsium Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Hal itu diungkap langsung dalam keterangan tertulis Kementerian Investasi/BKPM.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD

22 Agustus 2026

Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

22 Agustus 2026

BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona

21 Agustus 2026

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?