Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona

21 Agustus 2026

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
Sabtu, Agustus 22
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Sukseskan Sidang Umum APPF ke-31, BKSAP Dorong Peningkatan Kerja Sama di Asia Pasifik

Sukseskan Sidang Umum APPF ke-31, BKSAP Dorong Peningkatan Kerja Sama di Asia Pasifik

redaksiBy redaksi28 November 2023Updated:29 November 2023 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Delegasi Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong parlemen negara-negara Asia-Pasifik untuk memperkuat kerjasama keamanan maritim. Usulan berjudul berjudul “Enhancing Maritime Security Cooperation in Asia-Pacific”, tersebut disampaikan dalam Sidang Umum Parlemen Negara-negara Asia Pasifik atau Asia-Pacific Parliamentary Forum (APPF) ke-31 di Manila, Filipina, pada 23-26 November 2023. 


“Di Political and Security Matters, memang Indonesia mengajukan sebuah resolusi tentang bagaimana kita bisa mengawal tentang keamanan kawasan laut yang ada di wilayah kita tentunya dibahas dengan berbagai negara yang memiliki kepentingan di negara di wilayah tersebut. Nah Indonesia mengajukan resolusi ini tentu kita mendorong agar selalu terwujudnya stabilitas keamanan dan perdamaian di secara khusus mungkin Laut Cina Selatan,” ungkap Ketua Delegasi DPR RI Achmad Hafisz Tohir pada APPF ke-31 di Filipina, Sabtu, (25/11/2023).


Pada Sidang Pleno Ekonomi dan Perdagangan, Wakil Ketua BKSAP Achmad Hafisz Tohir menyoroti pentingnya kerja sama bidang infrastruktur kawasan untuk menopang pertumbuhan ekonomi. Hafisz juga menyebutkan bahwa banyak faktor yang mempengaruhi infrastruktur kawasan. Salah satunya adalah konflik antar negara seperti yang terjadi di Palestina.


“Perang di Ukraina, misalnya, telah menghancurkan infrastruktur publik seperti sekolah, jalan, jembatan, dan fasilitas listrik. Kini, kita juga menyaksikan bagaimana otoritas Israel secara terang-terangan dan sengaja menghancurkan infrastruktur publik di Gaza. Mereka membombardir rumah sakit dan sekolah, melumpuhkan sistem transportasi dan listrik, serta memutus akses internet. Hal ini sangat tidak dapat diterima dan merupakan bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan,” jelas Hafisz. 


Oleh karena itu, Hafisz menyampaikan bahwa sebagai anggota parlemen negara-negara Asia-Pasifik pertama-tama harus melakukan lebih banyak upaya untuk memperkuat ketahanan infrastruktur penting dalam menghadapi bencana alam. Kami juga menyerukan kepada seluruh negara APPF untuk bersatu menghentikan aksi militer apa pun terhadap infrastruktur penting. 


Materi Sidang APPF kali ini mencakup beberapa isu yang dibahas di lima sesi. Selain isu Politik dan Keamanan, Ekonomi dan Perdagangan, serta Pendidikan dan Kesehatan, Sidang APPF yang ke-31 ini juga membahas isu gender, digitalisasi dan kepemudaan. Rangkaian Sidang APPF diakhiri dengan penandatanganan Joint Communique oleh seluruh ketua delegasi negara-negara yang hadir.


Pada kesempatan tersebut, Delegasi DPR RI dipimpin oleh Putu Supadma Rudana selaku Wakil Ketua BKSAP dan didampingi oleh Hafisz Thohir selaku Wakil Ketua BKSAP. Sementara itu, turut hadir pula anggota Delegasi yaitu Hugua dan Vanda Sarundajang, Himmatul Aliyah, Putri Anetta Komarudin, Syahrul Aidi Maazat, Arzetti Bilbina, serta Emma Umiyatul Chusnah.

DPR Indonesia
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona

21 Agustus 2026

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?