Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD

22 Agustus 2026

Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

22 Agustus 2026

BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona

21 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD
  • Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
  • BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
Sabtu, Agustus 22
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Ini Penyebab Hoaks Bermunculan, Menurut Herman Khaeron

Ini Penyebab Hoaks Bermunculan, Menurut Herman Khaeron

redaksiBy redaksi27 Juli 2023Updated:31 Juli 2023 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota DPR Fraksi Demokrat Herman Khaeron menilai hoaks menjelang Pemilu 2024 muncul karena adanya ketidakadilan dalam penegakan hukum. Aparat dianggap kerap kali mengabaikan beberapa kasus karena kepentingan tertentu.

“Pertama dalam pandangan saya hoaks itu muncul akibat ketidakadilan penegakan hukum, kadang ada yang ditindak tapi ada yang dibiarkan, itulah akibatnya memunculkan niat lagi untuk membalas dengan berita-berita yang tentu sebanding dengan apa yang dilakukan akibat tidak adilnya penegakan hukum,” kata Khaeron dalam diskusi Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI bertajuk ‘Antisipasi Hoaks Jelang Pemilu 2024’ di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 27 Juli 2023.

Khaeron mencontohkan polarisasi pada Pemilu 2019 yang melahirkan istilah cebong-kampret. Padahal, kata dia, tak ada esensi yang bisa ditangkap dari peristiwa pesta demokrasi 2019 tersebut.

Untuk itu, dia mengatakan penegakan hukum terhadap pelaku hoaks penting demi membuat efek jera. Di sisi lain, Khaeron menyambut baik kerja Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam meminimalkan penyebaran hoaks.

“Karena pada setiap kali ada persoalan kemudian memunculkan ini adalah hoaks, itu jelas itu, setiap ada informasi yang tidak benar kemudian diseleksi dan kemudian kalau hoaks langsung diterbitkan ini adalah berita hoaks,” kata dia.

Khaeron juga memberikan apresiasi kesigapan kepolisian sekarang dalam menerima laporan terkait berita hoaks. Namun, dia meminta Polri bisa lebih tegaa terhadap pelaku hoaks.

“Bahwa siapapun yang menggunakan media sosial media publik yang ini kemudian jauh dari kebenaran bahkan relatif penuh fitnah, bahkan yang lebih mengkhawatirkan atau lebih memiliki dampak yang lebih luas, yaitu memecah belah kerukunan, memecah belah persatuan, ini yang sesungguhnya menurut saya harus mendapatkan tindakan yang tegas,” kata dia.

Terakhir, Khaeron juga meminta semua pihak terkait menertibkan buzzer. Penertiban penting mengingat dampak dari buzzer cukup merusak.

“Kalau dulu mungkin buzzer masih individualistik masih kalau dalam usaha itu masih kelompok usaha bersama (KUB). Kalau sekarang sudah menjadi perseroan terbatas sudah jadi PT, PT buzzer kalau sekarang, daya rusaknya jauh lebih besar dibandingkan dengan KUB tadi,” kata dia.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD

22 Agustus 2026

Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

22 Agustus 2026

BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona

21 Agustus 2026

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?