Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
  • BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026
Sabtu, Agustus 15
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Okta Kumala Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Minyak Imbas Penutupan Selat Hormuz

Okta Kumala Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Minyak Imbas Penutupan Selat Hormuz

redaksiBy redaksi3 Maret 2026Updated:10 Maret 2026 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi I DPR RI Okta Kumala Dewi menilai penutupan Selat Hormuz berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap harga minyak dunia dan stabilitas ekonomi global, termasuk Indonesia. Harga minyak tak menutup kemungkinan bakal naik akibat terganggunya rantai pasok energi.

Ini disampaikan Okta menyikapi memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah yang berujung pada penutupan Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi energi paling strategis di dunia. Selat Hormuz selama ini menjadi jalur utama distribusi sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

“Kenaikan harga minyak dunia tentu akan berdampak pada negara pengimpor minyak seperti Indonesia. Selain itu, terganggunya jalur pelayaran di kawasan tersebut juga berpotensi memengaruhi arus ekspor dan impor Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan kawasan Timur Tengah dan sekitarnya,” kata Okta dalam keterangannya, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Lebih lanjut, Okta meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah antisipatif dengan mencari alternatif sumber pasokan minyak di luar kawasan Timur Tengah. Sekalipun pemerintah telah menyampaikan bahwa stok minyak nasional dalam kondisi aman untuk sekitar 20 hari ke depan.

“Kita tidak boleh menunggu hingga situasi memburuk. Diversifikasi sumber pasokan minyak menjadi keharusan agar ketahanan energi nasional tetap terjaga dan tidak menimbulkan dampak lanjutan pada sektor lain,” katanya.

Okta juga mengingatkan bahwa harga minyak dunia merupakan faktor fundamental yang sangat memengaruhi perekonomian nasional. Jika harga minyak dunia terus meningkat, maka tekanan terhadap harga BBM dalam negeri akan semakin besar.

“Apabila harga BBM naik, maka potensi kenaikan harga barang dan jasa lainnya juga bisa terjadi. Hal ini dapat memicu inflasi dan menekan daya beli masyarakat. Karena itu, stabilitas harga energi harus menjadi prioritas,” ucapnya.

Legislator dari Fraksi PAN ini juga menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam merespons situasi tersebut. Semua kementerian dan lembaga terkait harus bergerak dalam satu komando kebijakan agar langkah mitigasi berjalan efektif dan terukur.

“Koordinasi yang solid dan respons cepat antar kementerian dan lembaga sangat diperlukan untuk memastikan pasokan energi aman, harga tetap terkendali, serta stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Okta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi situasi global saat ini. Dia meyakini pemerintah akan mengambil langkah yang tepat dan terukur.

“Saya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing spekulasi. Saya percaya pemerintahan Presiden Prabowo akan mengambil langkah-langkah strategis guna menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan energi nasional agar dampak yang dikhawatirkan tidak terjadi,” tegasnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Tiga Peserta SPPI KDMP Meninggal, Komisi I DPR Minta Evaluasi

Berita Terkini

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

23 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?