Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

ABK Fadil Ramadhan Tak Divonis Hukuman Mati, Habibirokhman Bersyukur

10 Maret 2026

Ekonomi Tumbuh 6,76%, Batam Sukses Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional

9 Maret 2026

Status Siaga 1 TNI Bukti Negara Siap Lindungi Masyarakat

9 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • ABK Fadil Ramadhan Tak Divonis Hukuman Mati, Habibirokhman Bersyukur
  • Ekonomi Tumbuh 6,76%, Batam Sukses Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional
  • Status Siaga 1 TNI Bukti Negara Siap Lindungi Masyarakat
  • Gobel: Sistem Ketahanan Energi Perlu Diperkuat
  • Penegakan Hukum Tak Boleh Bergantung pada Kasus Viral
  • PT TASPEN Sukses Cairkan THR Pensiun 2026 Hingga 97 Persen Penerima
  • RUU PPRT Akan Mewajibkan Penyalur ART Punya Legitimasi
  • Abdul Fikri Minta Pemerintah Utamakan Penyediaan Ekosistem Riset Bagi Penerima LPDP
Minggu, Maret 29
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Hadapi Cuaca Ekstrem, Pertamina Diminta Ambil Langkah Mitigasi Preventif

Hadapi Cuaca Ekstrem, Pertamina Diminta Ambil Langkah Mitigasi Preventif

redaksiBy redaksi13 Februari 2026Updated:26 Februari 2026 DPR Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, meminta PT Pertamina (Persero) untuk menyiapkan langkah mitigasi preventif dalam menghadapi cuaca ekstrem, yang dapat menyebabkan bencana dan dapat melumpuhkan distribusi BBM.

“Kami meminta agar Pertamina menyiapkan langkah mitigasi dalam menghadapi terjadinya bencana. Upaya mitigasi ini sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya dampak yang lebih besar,” kata Gus Rivqy, dalam keterangan persnya, dikutip Kamis, 12 Februari 2026.

Menurutnya, ketergantungan distribusi yang hanya bertumpu pada satu jalur tunggal sangat berisiko dan berpotensi memicu kerawanan sosial.

Seperti yang terjasi di wilayah Jember yang sempat mengalami kelumpuhan pasokan BBM selama empat hari akibat jalur distribusi dari Banyuwangi terputus total oleh longsor.

“Kalau terlambat sedikit saja, situasinya bisa kacau. Distribusi energi adalah kebutuhan vital. Negara tidak boleh abai dalam memastikan pasokan tetap aman,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mendesak Pertamina untuk melakukan evaluasi untuk memperkuat sistem antisipasi bencana secara komprehensif, untuk menjaga ketahanan energi.

Terakhir, ia mendesak optimalisasi moda transportasi alternatif melalui kereta api agar distribusi energi tidak lagi bergantung sepenuhnya pada jalur darat yang rawan bencana. 

“Saya pernah sampaikan reaktivasi depo BBM dan saya sudah mencoba berkomunikasi dengan pihak KAI dan pada prinsipnya mereka siap mendukung. Tinggal ada kemauan dan langkah konkret dari Pertamina untuk memanfaatkan opsi tersebut,” pungkasnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

Status Siaga 1 TNI Bukti Negara Siap Lindungi Masyarakat

Penegakan Hukum Tak Boleh Bergantung pada Kasus Viral

RUU PPRT Akan Mewajibkan Penyalur ART Punya Legitimasi

Abdul Fikri Minta Pemerintah Utamakan Penyediaan Ekosistem Riset Bagi Penerima LPDP

Habiburokhman: Anggaran MBG Sudah Disepakati Tinggal Diawasi

Pemerintah Diminta Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Konflik Timur Tengah

Berita Terkini

ABK Fadil Ramadhan Tak Divonis Hukuman Mati, Habibirokhman Bersyukur

10 Maret 2026

Ekonomi Tumbuh 6,76%, Batam Sukses Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional

9 Maret 2026

Status Siaga 1 TNI Bukti Negara Siap Lindungi Masyarakat

9 Maret 2026

Gobel: Sistem Ketahanan Energi Perlu Diperkuat

8 Maret 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?