Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

DPR Ingatkan Tugas Board of Peace Ciptakan Perdamaian di Palestina

2 Februari 2026

DPR Perjuangkan RUU Perlindungan Guru Masuk Prolegnas Prioritas

2 Februari 2026

Arisal Azis Minta Kasus Penganiayaan Nenek Suadah Diusut Tuntas

2 Februari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • DPR Ingatkan Tugas Board of Peace Ciptakan Perdamaian di Palestina
  • DPR Perjuangkan RUU Perlindungan Guru Masuk Prolegnas Prioritas
  • Arisal Azis Minta Kasus Penganiayaan Nenek Suadah Diusut Tuntas
  • Ketua Banggar Beri Masukan Demi Kelanjutan Kepemimpinan OJK
  • IHSG Anjlok, Hanif Dhakiri Minta OJK Perkuat Tata Kelola Pasar Modal
  • Novita Hardini Tekankan Pentingnya Transformasi Industri Hijau
  • GoTo Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Lewat BPJS Hingga Bursa Kerja
  • Mitra Gojek Kini Bisa Beli Daging Berkualitas Harga Terjangkau
Kamis, Februari 26
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » IHSG Anjlok, Hanif Dhakiri Minta OJK Perkuat Tata Kelola Pasar Modal

IHSG Anjlok, Hanif Dhakiri Minta OJK Perkuat Tata Kelola Pasar Modal

redaksiBy redaksi1 Februari 2026Updated:25 Februari 2026 DPR Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, M. Hanif Dhakiri, meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat tata kelola, guna meningkatkan kualitas pasar modal Indonesia ke depan. Salah satunya memperbaiki fungsi pengawasan dan pengaturan pasar modal.

Hal itu ia sampaikan merespons anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 28–29 Januari lalu, yang menjadi alarm keras bagi sektor keuangan. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan adanya persoalan struktural pada pasar modal Indonesia.

“Karenanya, kita minta kepada OJK untuk betul-betul melakukan pengawasan dan pengaturan yang baik, guna memastikan kualitas pasar modal Indonesia menjadi lebih baik,” kata Hanif, dalam keterangan persnya, dikutip Minggu, 1 Februari 2026.

Menurutnya, pembenahan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menyentuh seluruh aspek tata kelola pasar modal. Terlebih, tantangan yang dihadapi otoritas keuangan dinilai semakin kompleks, sehingga butuh langkah-langkah kebijakan yang tegas dan kredibel.

“Oleh karenanya, pekerjaan dan tantangan yang dihadapi OJK untuk benar-benar bisa meregulasi dan menguasai pasar modal kita harus kita dorong agar lebih baik,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya masih memantau proses transisi di tubuh OJK dan BEI agar tidak terjadi kekosongan kebijakan yang berpotensi memperburuk sentimen pasar. Komisi XI pun berencana segera memanggil OJK untuk membahas persoalan tersebut secara khusus.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Ingatkan Tugas Board of Peace Ciptakan Perdamaian di Palestina

DPR Perjuangkan RUU Perlindungan Guru Masuk Prolegnas Prioritas

Arisal Azis Minta Kasus Penganiayaan Nenek Suadah Diusut Tuntas

Ketua Banggar Beri Masukan Demi Kelanjutan Kepemimpinan OJK

Novita Hardini Tekankan Pentingnya Transformasi Industri Hijau

Buka Masa Sidang DPR, Puan Singgung Pemberlakuan KUHP Baru

Berita Terkini

DPR Ingatkan Tugas Board of Peace Ciptakan Perdamaian di Palestina

2 Februari 2026

DPR Perjuangkan RUU Perlindungan Guru Masuk Prolegnas Prioritas

2 Februari 2026

Arisal Azis Minta Kasus Penganiayaan Nenek Suadah Diusut Tuntas

2 Februari 2026

Ketua Banggar Beri Masukan Demi Kelanjutan Kepemimpinan OJK

1 Februari 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?