Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
  • BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026
Sabtu, Agustus 15
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Investasi Besar Jadi Solusi Turunkan Pengangguran

Investasi Besar Jadi Solusi Turunkan Pengangguran

redaksiBy redaksi22 November 2025Updated:10 Desember 2025 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menekankan tujuan dari investasi besar bukan hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi nasional. Investasi yang masuk ke Tanah Air harus menurunkan pengangguran dan juga memperkuat ekonomi daerah.

Demikian disampaikan Novita dalam kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke PT Lotte Chemical Indonesia, Cilegon, Banten, Jumat, 21 November 2025.

“Tujuan investasi besar seperti ini bukan hanya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi memastikan pertumbuhan itu dirasakan merata hingga ekonomi masyarakat bawah. Penurunan angka pengangguran adalah indikator penting dan ini yang terus kami kawal sebagai wakil rakyat,” kata Novita dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu, 22 November 2025.

Dia mengatakan hadirnya PT Lotte Chemical Indonesia pasca diresmikan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu pilar strategis bagi kebangkitan industri petrokimia nasional.

Menurutnya, industri itu memegang peran vital dalam pemenuhan kebutuhan energi dan bahan baku yang hingga kini masih belum dapat dipenuhi secara mandiri di dalam negeri.

“Kunjungan kami hari ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan. Kami melihat masih banyak penataan regulasi yang diperlukan, khususnya terkait tarif impor bahan baku yang memang belum dapat sepenuhnya diproduksi dalam negeri,” ujarnya.

Dia juga mengapresiasi kinerja Lotte yang telah menyalurkan sekitar 70 persen total produksinya untuk kebutuhan domestik. Sementara, sisanya diekspor.

Hal tersebut, kata Novita, merupakan indikator penting bahwa industri petrokimia berkontribusi langsung pada pembangunan nasional dan penguatan rantai pasok dalam negeri.

Dalam kunjungannya, Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) itu juga menyampaikan beberapa rekomendasi untuk memperkuat industri petrokimia nasional. Pertama penguatan investasi pada penyediaan bahan baku nasional untuk mengurangi ketergantungan impor.

Kedua, transparansi dan pemerataan pelaku usaha dalam rantai pasok dan perdagangan energi agar tidak didominasi segelintir pihak besar serta pemerataan investasi industri ke daerah, tidak hanya terpusat di wilayah industri besar seperti Cilegon.

Hal itu penting untuk mendorong ekonomi daerah dan menekan pengangguran di tengah terbatasnya kapasitas fiskal daerah.

Dari sisi ketenagakerjaan, dia menyoroti jumlah tenaga kerja terserap sekitar 1.200 orang belum sebanding dengan skala besar investasi Lotte Chemical Indonesia.

Novita pun mendorong pemerintah untuk membuka peluang ekspansi pabrik atau cabang produksi ke wilayah lain seperti Jawa Timur atau Jawa Tengah agar penyerapan tenaga kerja lebih merata.

Tak hanya itu, Novita mengapresiasi langkah Lotte dalam menerapkan teknologi rendah karbon. Menurutnya, optimalisasi pengelolaan lingkungan perlu diperkuat dan dapat melibatkan lebih banyak pekerja pada divisi terkait sehingga manfaat investasi dapat dirasakan lebih luas.

DPR
redaksi

Keep Reading

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Tiga Peserta SPPI KDMP Meninggal, Komisi I DPR Minta Evaluasi

Berita Terkini

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

23 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?