Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
  • BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026
Minggu, Agustus 16
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Kesejahteraan Petani Jadi Fondasi Utama Ketahanan Pangan Nasional

Kesejahteraan Petani Jadi Fondasi Utama Ketahanan Pangan Nasional

redaksiBy redaksi18 Oktober 2025Updated:16 November 2025 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, memaparkan tiga fondasi utama yang harus diperkuat dalam membangun ketahanan pangan nasional, yakni irigasi, pupuk, dan kesejahteraan petani.

Menurutnya, tanpa memperkuat tiga fondasi tersebut, target swasembada pangan dan cita-cita Indonesia menjadi lumbung pangan dunia tidak akan pernah tercapai secara berkelanjutan.

“Kalau kita bicara ketahanan pangan, jangan hanya fokus pada hasil panen atau produksi beras,” kata Saan, dalam keterangan persnya, dikutip Jumat, 17 Oktober 2025.

“Fondasi utamanya ada di irigasi yang baik, pupuk yang tersedia dan terjangkau, serta petani yang sejahtera. Kalau salah satu rapuh, seluruh sistem pangan kita ikut goyah,” imbuhnya.

Ia pun menyoroti kondisi infrastruktur pertanian di banyak daerah yang masih menjadi persoalan klasik dan belum tuntas, terutama terkait dengan jaringan irigasi yang rusak dan tidak berfungsi optimal. 

“Irigasi itu jantung pertanian. Kalau saluran airnya tidak jalan, jangan harap hasil panen bisa maksimal,” tegasnya.

DPR mendorong agar program rehabilitasi dan pembangunan irigasi masuk dalam prioritas utama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) mendatang.

Kemudian, Saan juga menyoroti masalah ketersediaan dan distribusi pupuk bersubsidi yang masih kerap menjadi keluhan utama petani di berbagai daerah.

Menurutnya, kebijakan pupuk bersubsidi perlu dievaluasi agar lebih tepat sasaran, terutama saat menghadapi musim tanam yang semakin tidak menentu akibat perubahan iklim.

“Petani sering bingung karena pupuk datang terlambat atau jumlahnya kurang dari kebutuhan. Padahal, mereka bekerja dengan waktu yang sensitif. Tanpa pupuk tepat waktu, produktivitas pasti turun,” ungkapnya.

Sehingga, ia meminta pemerintah untuk mengambil langkah pembenahan dalam sistem distribusi pupuk nasional, termasuk dengan memanfaatkan teknologi digital agar penyaluran bisa dipantau secara real time dan tidak diselewengkan.

Terakhir, pihaknya menyoroti pentingnya memastikan petani sebagai subjek utama pembangunan pangan. Karena selama petani masih hidup dalam ketidakpastian, ketahanan pangan hanya akan menjadi slogan tanpa makna.

“Petani kita ini luar biasa, tapi banyak dari mereka masih hidup pas-pasan. Mereka yang memberi makan bangsa, tapi sering tak mendapat perhatian layak. Jadi, bicara kedaulatan pangan itu artinya juga bicara kedaulatan petani,” tuturnya.

Dengan demikian, Saan berkomitmen untuk memperjuangkan alokasi anggaran yang berpihak pada petani, termasuk subsidi pupuk yang memadai, perbaikan jaringan irigasi, dan perlindungan harga hasil pertanian.

DPR
redaksi

Keep Reading

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Tiga Peserta SPPI KDMP Meninggal, Komisi I DPR Minta Evaluasi

Berita Terkini

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

23 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?