Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
Senin, Agustus 17
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Ridwan Bae: ODOL Kendala Utama SPM Jalan Tol

Ridwan Bae: ODOL Kendala Utama SPM Jalan Tol

redaksiBy redaksi27 Juni 2025Updated:17 Juli 2025 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mengaku prihatin karena belum tercapainya Standar Pelayanan Minimum (SPM) di sejumlah ruas jalan tol.

Demikian disampaikan Ridwan Bae saat kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI yang meninjau sejumlah ruas tol strategis, termasuk Tol Harbour Road II, Tol Sedyatmo, Tol Kunciran, dan Tol Serpong, Kamis, 26 Juni 2025.

Dalam kunjungan itu, Ridwan Bae menegaskan bahwa DPR telah membentuk Panitia Kerja (Panja) Jalan Tol SPM untuk mendalami persoalan-persoalan yang menyebabkan belum optimalnya pelayanan jalan tol. Termasuk, isu krusial kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan infrastruktur.

“Kita kan dalam waktu dekat ini, bahkan sekarang sudah membentuk panja untuk persoalan tol SPM ini. Yang jadi persoalan, salah satu penyebab utama kendala SPM ini adalah persoalan ODOL. Tapi ODOL ini sudah puluhan tahun diwacanakan untuk dizerokan, sampai sekarang belum terselesaikan,” kata Ridwan kepada wartawan; Jakarta, Jumat, 27 Juni 2025.

Ridwan mengatakan Komisi V DPR RI berupaya memahami secara lebih komprehensif penyebab utama belum dituntaskannya masalah ODOL. Salah satunya dengan menggali masukan dari berbagai pemangku kepentingan.

“Kita coba mengamati lebih jauh lagi apa-apa yang terjadi. Kita mendengarkan semuanya dari stakeholder, apa sebenarnya penyebab utama sehingga belum terciptanya kondisi zero ODOL ini. Maka dalam waktu dekat ini kita akan bahas secara bersama-sama di Komisi V DPR,” ujarnya.

Menurut Ridwan, permasalahan ODOL memiliki dimensi yang sangat kompleks karena melibatkan banyak kementerian dan lembaga, mulai dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan, hingga Kementerian PUPR.

“Persoalannya banyak dimensinya. Di situ ada kementerian perindustrian yang melahirkan industri mobil, ada kementerian lain yang terkait. Jadi banyak banget kaitannya. Ada perhubungan, kemudian ada PU. Sehingga insya Allah dalam pembahasan Panja Tol ini, kita akan sempurnakan semua,” kata Ridwan.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?