Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
Senin, Agustus 17
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Andi Yuliani Tekankan Pentingnya Peningkatan Daya Beli Masyarakat Demi Menarik Investasi

Andi Yuliani Tekankan Pentingnya Peningkatan Daya Beli Masyarakat Demi Menarik Investasi

redaksiBy redaksi31 Mei 2025Updated:12 Juni 2025 DPR Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XI DPR RI Andi Yuliani Paris, menekankan pentingnya peningkatan daya beli masyarakat agar dapat menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena Variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tuh salah satunya yakni daya beli.

“Investasi itu akan datang dengan sendirinya jika daya beli masyarakat meningkat, kalau kita lihat indeks pembangunan manusia juga masih di bawah rata-rata nasional,” kata Andi Yuliani, dalam keterangan persnya, Jumat, 30 Mei 2025.

Ia menilai ada keterkaitan erat antara daya beli, pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan minat investasi. Karena pertumbuhan ekonomi dapat menciptakan lapangan kerja.

“Kalau daya beli masyarakat kurang, berarti investasi juga akan berkurang. Harus ada lingkaran positif: pertumbuhan ekonomi yang mendorong penciptaan lapangan kerja, sehingga daya beli meningkat dan pada akhirnya menarik investasi,” jelasnya.

Kemudian, kata Andi, transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah harus diarahkan secara afirmatif untuk mendukung sektor-sektor ekonomi riil yang digeluti masyarakat. Terutama di wilayah yang masih didominasi oleh kegiatan agraris, seperti pertanian dan peternakan.

“Tentu untuk transfer daerah itu harus dialokasikan untuk sektor-sektor yang berdampak langsung terhadap perputaran kegiatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap dana yang ditransfer oleh pemerintah pusat harus bisa meningkatkan daya beli masyarakat, bukan sekadar menjadi anggaran rutin yang tidak berdampak langsung, guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?