Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
Senin, Agustus 17
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Rizki Faisal: Keberhasilan Pengungkapan Penyelundupan 2 Ton Sabu Layak Diapresiasi

Rizki Faisal: Keberhasilan Pengungkapan Penyelundupan 2 Ton Sabu Layak Diapresiasi

redaksiBy redaksi28 Mei 2025Updated:12 Juni 2025 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi III DPR RI Rizki Faisal, mengatakan, keberhasilan petugas gabungan BNN dan aparat penegak hukum dalam menggagalkan penyelundupan 2 ton sabu di perairan Kepulauan Riau, sangat layak diapresiasi.

Namun, keberhasilan tersebut juga perlu menjadi bahan refleksi nasional lantaran lembaga yang menjaga pintu masuk narkoba lintas negara, yakni BNN, terpaksa bekerja dengan sumber daya yang terbatas.

“Saya pernah mengunjungi langsung BNN Provinsi Kepri dalam kunjungan kerja Komisi III. Fakta di lapangan sungguh memprihatinkan, BNN di sana tidak memiliki kapal operasional sendiri,” kata Rizki kepada SinPo.id, Rabu 28 Mei 2025.

“Padahal mereka bertugas mengawasi wilayah laut yang berbatasan langsung dengan tiga negara—Malaysia, Singapura, dan Vietnam. Wilayah kerjanya sangat luas, mencakup pulau-pulau terluar seperti Natuna dan Anambas, tapi personelnya sangat minim dan dana operasinya pun terbatas,” imbuhnya.

Rizki pun menjelaskan bahwa dengan kondisi seperti itu, pada akhirnya BNN hanya bisa mengandalkan sinergi dengan instansi lain, seperti TNI Angkatan Laut (AL), Bea Cukai, dan Polri, guna menjalankan tugas intelijen, pengawasan, hingga penindakan.

“Itulah sebabnya, keberhasilan penangkapan 2 ton sabu ini adalah cermin nyata bahwa kerja sama lintas sektor, masih menjadi kekuatan utama bangsa ini dalam menghadapi ancaman narkoba. Tapi kita tidak bisa terus bergantung pada kerja sama informal dan heroisme individu. Negara harus hadir secara sistemik,” jelasnya.

Terlebih, kata Rizki, narkoba tidak hanya masuk lewat darat dan udara. Sementara laut kita terlalu luas untuk diawasi sendirian. Sehingga, ia mendorong agaf BNN diberikan alokasi anggaran operasional khusus untuk wilayah perbatasan, yang mencerminkan risiko tinggi dan kebutuhan riil di lapangan.

Kedua, BNN harus diberikan fasilitas penunjang seperti kapal patroli dan alat intelijen laut, minimal di provinsi-provinsi perbatasan strategis seperti Kepri, Kalbar, Kaltara, dan Papua.

Terakhir, pihaknya meminta agar segera dibentuk satuan tugas permanen lintas instansi, yang fokus pada deteksi dini dan patroli laut terhadap jaringan narkotika internasional.

“Sudah saatnya kita berhenti menuntut lembaga seperti BNN untuk berlari kencang, sementara kita biarkan mereka tanpa sepatu. Kalau negara serius mau menang melawan narkoba, mulailah dengan memperkuat garda depannya,” katanya menegaskan.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?