Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
Senin, Agustus 17
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Sarmuji: Sistem Pemilu Harus Ditentukan dengan Pikiran Objektif

Sarmuji: Sistem Pemilu Harus Ditentukan dengan Pikiran Objektif

redaksiBy redaksi15 Mei 2025Updated:12 Juni 2025 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji menekankan seluruh anggota dewan harus memiliki pikiran yang objektif dalam menentukan sistem pemilu ke depannya.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh pada sistem pemilu Indonesia harus dilakukan dengan matang. Khususnya, untuk dalam menetapkan proporsional terbuka atau tertutup, dan kaitannya dengan politik uang.

“Jangan sampai obat lebih berbahaya dari penyakitnya. Kita perlu berpikir matang dan objektif,” kata Sarmuji dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 14 Mei 2025.

Dia memandang penerapan sistem proporsional terbuka saat ini merupakan bentuk respons terhadap permasalahan dari sistem pemilu sebelumnya yang bersifat tertutup.

Akan tetapi, Sarmuji mengingatkan bahwa sistem terbuka kerap menuai kritik karena dinilai mendorong tingginya biaya politik maupun maraknya praktik politik uang.

“Pertanyaannya, apakah benar sistem terbuka otomatis memicu politik uang ? Dan apakah sistem tertutup menjamin hilangnya praktik itu atau malah hanya memindahkan lokus dari masyarakat ke elite partai, atau biaya-biaya lain seperti iklan politik?” katanya.

Oleh sebab itu, Sarmuji menegaskan kajian yang mendalam diperlukan sebelum mengambil keputusan terkait berubah atau tidaknya sistem pemilu untuk masa mendatang.

Di sisi lain, peneliti Pusat Penelitian Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Moch. Nurhasim memandang sistem pemilu campuran memungkinkan untuk diterapkan di Indonesia.

Dia berpendapat sistem pemilu campuran dapat memberikan suara yang lebih besar bagi partai-partai politik, dan sekaligus memberikan representasi yang lebih baik bagi individu-individu yang kuat di daerah pemilihan.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?