Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

WondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian

22 Agustus 2026

Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD

22 Agustus 2026

Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

22 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • WondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
  • Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD
  • Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
  • BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
Minggu, Agustus 23
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Banggar DPR Yakin Sektor Riil Kebagian Inesntif di Tahun Politik

Banggar DPR Yakin Sektor Riil Kebagian Inesntif di Tahun Politik

redaksiBy redaksi21 Mei 2023Updated:31 Mei 2023 DPR Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meyakini tahun politik akan memberikan insentif (tambahan penghasilan) pada sektor riil. Menurutnya, penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) akan mendorong konsumsi semua kontestan.

“Saya yakin pelaksanaan pemilu 2024, yang sebagian besar tahapannya dilakukan pada tahun 2023, justru akan memberikan insentif pada sektor riil,” kata Said dalam keterangannya pada Sabtu, 20 Mei 2023.

Keyakinan tersebut, kata dia, seiring dengan keseluruhan indikator ekonomi nasional yang menunjukkan angka positif. Kondisi perekonomian nasional menunjukkan kinerja yang terjaga dengan baik, yakni pada kuartal I-2023 tumbuh 5,03 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Kebijakan mengakhiri pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mampu menggerakkan sektor transportasi, akomodasi, restoran, dan jasa lainnya, sehingga mencatatkan kinerja pertumbuhan paling tinggi. Dari sisi pengeluaran, semua komponen menunjukkan pertumbuhan positif.

Meskipun berbagai harga komoditas ekspor andalan Indonesia tidak tinggi seperti tahun lalu, Said menyebutkan kinerja neraca perdagangan RI masih berada di angka surplus sebesar 12,19 miliar dolar AS.

Terjaganya perekonomian nasional dengan tumbuh baik dibandingkan negara negara maju pun berdampak pada terserapnya angkatan kerja, sehingga tingkat pengangguran nasional turun. Pada kuartal I 2023, tingkat pengangguran turun lebih dari 430 ribu orang dibandingkan tahun lalu atau dari 8,42 juta menjadi 7,99 juta orang.

Tekanan inflasi yang sempat membayangi perekonomian nasional, akibat kebijakan agresif Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Fed menaikkan suku bunga acuan mampu di tangkis dengan baik oleh Bank Indonesia (BI) dan pemerintah. Inflasi menurun dari bulan Maret 2023 yang berada di level 4,97 persen menjadi 4,3 persen pada April 2023.

Ia menambahkan, krisis perbankan yang terjadi di AS sejak jatuhnya Silicon Valley Bank dan kemungkinan secara beruntun disusul oleh First Republic Bank dan Pacwest Bancorp menjadi mimpi buruk Negeri Paman Sam. Apalagi, dengan adanya ancaman gagal bayar utang sehingga membuat investor kian ragu memegang dolar AS.

“Dampaknya terlihat penguatan rupiah terhadap dolar AS beberapa pekan ini dengan konsisten di kisaran Rp14.600 per dolar AS hingga Rp14.800 per dolar AS,” tuturnya.

Adapun pemerintah melalui Menteri Keuangan telah mengajukan dokumen Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal dan Asumsi Ekonomi Makro 2024 kepada DPR.

Menurut Said, asumsi pertumbuhan ekonomi tahun 2024 yang sebesar 5,3 persen sampai 5,7 persen cukup realistis, namun harus disertai dengan upaya terbaik. Dirinya pun memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2024 berada dalam rentang yang diusulkan pemerintah, yakni pada kisaran 5,4 persen sampai 5,5 persen.

Melihat tren laju inflasi yang turun, ia turut memproyeksikan inflasi pada tahun ini mencapai level kisaran 4 persen, dengan mempertimbangkan tingkat konsumsi sektor riil yang naik karena perhelatan pemilu tahun depan.

“Dengan begitu, masuk akal jika perhitungan inflasi pada tahun depan akan berada di kisaran 3 persen,” tambah Said.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

WondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian

22 Agustus 2026

Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD

22 Agustus 2026

Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

22 Agustus 2026

BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona

21 Agustus 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?