Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

WondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian

22 Agustus 2026

Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD

22 Agustus 2026

Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

22 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • WondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
  • Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD
  • Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
  • BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
Minggu, Agustus 23
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » DPR Minta Bapanas Diperkuat Sebagai Pelaksana UU Pangan

DPR Minta Bapanas Diperkuat Sebagai Pelaksana UU Pangan

redaksiBy redaksi21 Mei 2023Updated:31 Mei 2023 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, meminta agar Badan Pangan Nasional (Bapanas) diperkuat sebagai pelaksana UU Pangan. Hal itu berkaitan dengan melonjaknya harga telur yang tembus hingga Rp 40 ribu per kilogram di wilayah Indonesia Timur, dan Rp 34 ribu untuk wilayah Jabodetabek.

“BUMN Pangan yang terkonsolidasi dalam IdFood dan Bulog juga harus diperkuat dari berbagai aspek, sehingga mampu menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di pasaran,” kata Herman, Minggu 21 Mei 2023.

Pasalnya, tidak hanya harga telur yang merangkak naik, tetapi harga daging ayam juga mengalami kenaikan hingga tembus Rp 42 ribu per kilogram. Menurut legislator dari Fraksi Demokrat itu, penyebabnya adalah monopoli perusahaan besar, yang diperparah parag spekulan di pasar.

“Memang Komoditas ini rentan terhadap harga yang fluktuatif, dan ujung-ujungnya yang dirugikan adalah peternak, yaitu rakyat, koorporasi tidak pernah rugi karena mereka sudah bisa membaca situasi dan ambil untuk di hulu maupun di hilir,” ungkapnya.

“Disinilah pentingnya institusi negara yang kuat hadir dalam berbagai kebutuhan yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” kata Herman menambahkan.

Seperti diketahui, berdasarkan data harga pangan dari Bapanas, diketahui harga rata-rata telur ayam secara nasional berada di level Rp 30.080 per kilogram. Di wilayah Jakarta, harga telur bisa mencapai Rp33 ribu, sementara untuk wilayah Indonesia Timur dapat tembus hingga Rp40 ribu per kilogram.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

WondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian

22 Agustus 2026

Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD

22 Agustus 2026

Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

22 Agustus 2026

BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona

21 Agustus 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?