Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah, meminta BMKG untuk memperkuat sistem peringatan dini gempa berbasis teknologi digital yang terintegrasi dengan telepon seluler guna mempercepat penyebaran informasi soal gempa.
Menurutnya, BMKG dapat bekerja sama dengan penyedia layanan telekomunikasi agar peringatan gempa langsung diterima masyarakat melalui telepon seluler.
“Saya lihat di Jepang, begitu ada gempa, telepon seluler langsung memberikan alert yang berisi lokasi dan kekuatan gempa. Kita belum seperti itu, padahal alatnya sudah ada,” kata Musa, dalam keterangan persnya, dikutip Minggu, 23 Agustus 2026.
Padahal, sistem peringatan dini berbasis telepon seluler dapat membantu masyarakat mengambil tindakan lebih cepat ketika terjadi gempa. Ia menilai, hal itu perlu dikaji sebagai bagian dari penguatan mitigasi bencana.
Di samping itu, pihaknya juga menekankan pentingnya edukasi mitigasi bencana sejak usia dini, dengan cara mengintegrasikan materi soal bencana dalam kurikulum sekolah agar pengetahuan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi kebiasaan sejak dini.
“Edukasi mitigasi bencana harus diberikan sejak usia dini. Kalau sudah diajarkan di sekolah, anak-anak akan terbiasa memahami apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana,” katanya menambahkan.

