Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
  • BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026
Kamis, Agustus 13
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Dinilai Belum Mencerminkan Mandat Utama, Rieke Soroti Anggaran BPIP

Dinilai Belum Mencerminkan Mandat Utama, Rieke Soroti Anggaran BPIP

redaksiBy redaksi16 Juni 2026Updated:13 Juli 2026 DPR Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyoroti struktur anggaran BPIP yang dinilai belum mencerminkan mandat utama lembaga sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018.

Sikap ini disampaikan Rieke dalam Rapat Kerja Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Tahun Anggaran 2027. 

Menurut Rieke, fungsi utama BPIP adalah membantu Presiden dalam merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila, melakukan koordinasi dan sinkronisasi nasional, menyusun standardisasi pendidikan dan pelatihan, menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan, serta memberikan rekomendasi terhadap kebijakan dan regulasi yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. 

Mandat tersebut juga mencakup penyusunan peta jalan pembinaan ideologi Pancasila, pengkajian kebijakan, advokasi regulasi, sosialisasi, pendidikan dan pelatihan, hingga pengukuran dan evaluasi pelembagaan nilai-nilai Pancasila di berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Namun postur anggaran BPIP Tahun Anggaran 2027 menunjukkan ketidaksesuaian antara mandat hukum dan prioritas penganggaran,” kata Rieke dalam keterangannyq, Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026.

Dari total pagu indikatif sebesar Rp141,069 miliar, sebanyak Rp131,069 miliar atau sekitar 92,9 persen dialokasikan untuk belanja pegawai dan operasional perkantoran. Sementara itu, Program Pembinaan Ideologi Pancasila hanya memperoleh alokasi sebesar Rp10 miliar atau sekitar 7,1 persen dari total anggaran.

Lebih lanjut, seluruh alokasi Program Pembinaan Ideologi Pancasila pada pagu indikatif tersebut disebut hanya diperuntukkan bagi kegiatan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), sehingga belum mencerminkan keseluruhan mandat substantif BPIP yang meliputi pengkajian, standardisasi, evaluasi, dan penyelarasan kebijakan berbasis nilai-nilai Pancasila.

Dalam pembahasan anggaran, BPIP juga mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp370,458 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp131,114 miliar atau sekitar 35,4 persen dialokasikan untuk Program Dukungan Manajemen, sedangkan Rp239,343 miliar atau 64,6 persen dialokasikan untuk Program Pembinaan Ideologi Pancasila.

Meski demikian, Rieke menilai komposisi anggaran tambahan tersebut masih memerlukan peninjauan lebih lanjut. Dalam Program Pembinaan Ideologi Pancasila, porsi terbesar anggaran justru diarahkan pada kegiatan hubungan antar lembaga, sosialisasi, komunikasi, dan penguatan jaringan yang mencapai Rp99,963 miliar atau sekitar 41,8 persen dari total program. 

Sebaliknya, fungsi-fungsi inti BPIP seperti pengkajian kebijakan, standardisasi materi pembinaan, penyelarasan regulasi, serta pengukuran dan evaluasi pelembagaan Pancasila hanya memperoleh sekitar 30,6 persen dari total alokasi program.

Menurut Rieke, kondisi tersebut menunjukkan bahwa fokus anggaran masih lebih banyak diarahkan pada aktivitas komunikasi dan kelembagaan dibandingkan penguatan fungsi substantif yang menjadi inti tugas BPIP.

Sorotan lain dalam pembahasan anggaran adalah usulan pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan BPIP dengan nilai investasi mencapai Rp343 miliar. Nilai tersebut dinilai sangat besar karena setara dengan sekitar 67 persen dari total kebutuhan anggaran BPIP setelah penambahan, bahkan melampaui total anggaran Program Pembinaan Ideologi Pancasila yang diusulkan.

Rieke menegaskan bahwa Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018 memang memberikan mandat kepada BPIP untuk menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan, tetapi tidak secara eksplisit mengamanatkan pembangunan kawasan atau fasilitas fisik baru dalam skala besar. 

Oleh karena itu, usulan pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan perlu dikaji secara lebih mendalam agar tidak menggeser prioritas anggaran dari pelaksanaan tugas substantif lembaga.

Dalam pandangannya, persoalan utama yang dihadapi BPIP bukan semata-mata keterbatasan anggaran, melainkan bagaimana memastikan bahwa setiap alokasi anggaran yang diajukan benar-benar digunakan untuk menjalankan tugas, fungsi, dan kewenangan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018.

DPR
redaksi

Keep Reading

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Tiga Peserta SPPI KDMP Meninggal, Komisi I DPR Minta Evaluasi

Berita Terkini

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

23 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?