Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
  • BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026
Sabtu, Agustus 15
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Polri Dinilai Telah Sukses Bongkar Jaringan Narkoba hingga TPPU

Polri Dinilai Telah Sukses Bongkar Jaringan Narkoba hingga TPPU

redaksiBy redaksi21 Mei 2026Updated:8 Juni 2026 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, menilai langkah Kepolisian RI, khususnya Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) dalam penegakan hukum terhadap jaringan narkotika menunjukkan hasil signifikan. 

Menurut dia, keberhasilan itu terlihat dari meningkatnya pengungkapan bandar besar hingga penelusuran tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terkait dengan bisnis narkoba.

Nasir mengatakan pemutusan jaringan peredaran gelap narkotika bukan perkara mudah. Selain membutuhkan personel yang dapat dipercaya, kata dia, aparat juga memerlukan dukungan pendanaan untuk mengembangkan informasi dari jaringan informan di lapangan.

“Memutuskan jaringan peredaran gelap narkoba sangat sulit. Membutuhkan uang besar dan personel yang dapat dipercaya,” kata Nasir kepada SinPo.id, Kamis, 21 Mei 2026.

Dia menilai, keberhasilan pengungkapan kasus narkoba tidak terlepas dari keberadaan informan yang memahami pola kerja sindikat. 

“Tanpa dibayar, para informan itu tidak akan memberikan informasi,” tutur dia. 

Kendati demikian, Nasir menilai kinerja kepolisian dalam pemberantasan narkoba tetap terbilang sukses walaupun dukungan pendanaan disebut tidak besar. 

Dia juga menyoroti langkah tegas Polri terhadap anggota internal yang terbukti terlibat dalam jaringan narkotika.

“Institusi Polri berani mempidanakan dan memberhentikan secara tidak terhormat apabila ada anggotanya yang terlibat dalam jaringan gelap narkoba,” ujar Nasir. 

Nasir juga mengapresiasi pendekatan penegakan hukum yang kini tidak hanya berfokus pada penangkapan pelaku, tetapi juga menelusuri aliran dana hasil kejahatan narkotika melalui TPPU. Menurutnya, pola tersebut penting untuk memiskinkan bandar dan memutus rantai bisnis narkoba.

“Sudah kerap pemberantasan terhadap peredaran gelap narkoba diikuti dengan penegakan hukum lainnya berupa tindak pidana pencucian uang,” ujar politikus PKS itu.

Lebih lanjut, Nasir menuturkan, pelacakan aset hasil perdagangan narkoba juga menghadapi tantangan besar karena sindikat kerap menyamarkan kepemilikan harta melalui pihak lain maupun kegiatan sosial, pembelian aset bergerak dan tidak bergerak, hingga kepentingan politik.

Sebagai anggota Komisi III DPR, Nasir menilai Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri konsisten membawa penanganan perkara narkotika ke ranah pencucian uang.

“Upaya memiskinkan bandar adalah salah satu hal yang terus dilakukan oleh Polri. Itu yang saya perhatikan,” tandasnya. 

DPR
redaksi

Keep Reading

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Tiga Peserta SPPI KDMP Meninggal, Komisi I DPR Minta Evaluasi

Berita Terkini

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

23 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?