Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
  • BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026
Sabtu, Agustus 15
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Kegagalan Timnas U-22 di Sea Games 2025 Dinilai sebagai Peringatan Keras

Kegagalan Timnas U-22 di Sea Games 2025 Dinilai sebagai Peringatan Keras

redaksiBy redaksi13 Desember 2025Updated:6 Januari 2026 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyebut gagalnya Timnas Indonesia U-22 dalam fase grup Sea Games 2025 menjadi peringatan keras bagi pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). 

Menurutnya, hal wajar bila masyarakat kecewa dengan performa Garuda Muda dalam perhelatan sepak bola Asia tersebut. Apalagi, kegagalan itu menunjukkan sepak bola Indonesia kembali ke pola lama.

“Kegagalan lolos dari fase grup ini merupakan peringatan keras, dan publik berhak kecewa karena tim seperti kembali ke pola lama, penuh harapan namun berakhir dengan kekecewaan,” kata Lalu dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu, 13 Desember 2025.

Sebagai representasi masyarakat, Legislator dari Fraksi PKB ini menyoroti bahwa masalah sepak bola Indonesia lebih dari sekadar kekalahan teknis. Dia menyebut bila persoalan sepak bola mengakar. 

“Menurut saya ini adalah persoalan sistemik yang sudah lama mengakar, mulai dari persiapan, hingga program pembinaan,” katanya.

Lalu menekankan bila medali emas atau perak yang ditargetkan Timnas Indonesia harus lah diikuti dengan strategi yang jelas. Paling penting, eksekusi yang solid bukan hanya mengandalkan kejutan atau potensi individu semata.

Oleh karena itu, Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menyatakan bila kekalahan sepak bola Indonesia di Sea Games 2025 harus menjadi momentum titik balik evaluasi menyeluruh.

Lalu mendorong adanya dialog terbuka dengan PSSI dan Kemenpora untuk mengevaluasi setiap tahapan persiapan. Termasuk, memperbaiki tata kelola sepak bola nasional dari akarnya.

“Prestasi tidak bisa dibangun dengan cara instan, melainkan melalui proses pembinaan berkelanjutan dan pembelajaran dari setiap kegagalan,” tegasnya.

Timnas Indonesia U-22 harus menelan pil pahit usai gugur dari fase grup Sea Games 2025. Indonesia harus pulang lebih dulu meski menang 3-1 atas Myanmar dalam laga terakhir Grup C.

Lewat hasil itu, Indonesia finis di posisi kedua Grup C dengan tiga poin. Namun, Garuda Muda tak mampu lolos ke semifinal dengan status runner-up terbaik karena kalah produktivitas gol dari Malaysia yang finis sebagai runner-up Grup B.

Malaysia finis dengan selisih gol 4-3, sedangkan Indonesia hanya 3-2. Timnas Indonesia U-22 pun gagal mempertahankan emas yang diraih di Kamboja pada 2023.

DPR
redaksi

Keep Reading

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Tiga Peserta SPPI KDMP Meninggal, Komisi I DPR Minta Evaluasi

Berita Terkini

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

23 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?