Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
  • BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026
Sabtu, Agustus 15
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Panggah Susanto: Penyempurnaan Regulasi Pangan Jadi Kebutuhan Mendesak

Panggah Susanto: Penyempurnaan Regulasi Pangan Jadi Kebutuhan Mendesak

redaksiBy redaksi23 November 2025Updated:10 Desember 2025 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto, menegaskan penyempurnaan regulasi pangan melalui revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 saat ini menjadi kebutuhan yang mendesak untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Adapun isu pertama yang mengemuka adalah alih fungsi lahan pertanian yang semakin sulit dikendalikan. Sehingga diharapkan revisi UU Pangan dapat memperkuat pengaturan perlindungan lahan pertanian produktif serta memberikan insentif bagi daerah yang konsisten menjaga ruang pangan berkelanjutan.

Kedua, persoalan minimnya regenerasi petani lantaran banyak anak muda yang tidak tertarik dengan sektor pertanian. Sehingga perlu ada kebijakan afirmatif untuk menarik minat anak muda, mulai dari akses permodalan, pelatihan teknologi pertanian, hingga skema inkubasi usaha tani.

Ketiga, persoalan rantai pasok pangan dan perikanan yang belum terkoordinasi dengan baik. Sehingga perlu adanya penguatan infrastruktur cold chain, efisiensi distribusi, serta penataan tata niaga ikan untuk stabilitas harga.

“Masalah perikanan misalnya, ini kan belum ada program yang menyeluruh untuk bagaimana rantai pasok ikan bisa terdistribusi secara merata sampai ke dalam,” kata Panggah, dalam keterangan persnya, dikutip Jumat, 23 November 2025.

Keempat, pihaknya menekankan urgensi kemandirian bibit nasional. Ia menyinggung contoh bawang putih, komoditas yang hingga kini masih bergantung hampir 90 persen pada impor. Selain itu, banyak hasil penelitian pertanian yang belum diimplementasikan menjadi program kementerian.

“Masa kita nggak bisa swasembada seperti tahun 1993? Itu masalahnya adalah bagaimana swasembada bibit sebenarnya yang harus jadi perhatian,” ungkapnya.

“Sekarang banyak hasil penelitian belum dijadikan program implementasi. Masih banyak bibit yang diambil dari penangkar bibit di luar hasil penelitian,” kata Panggah menambahkan.

Diketahui, proses penyusunan RUU Pangan saat ini berada pada tahap pembahasan internal Komisi IV. Setelah itu, draf RUU akan disampaikan kepada Badan Legislasi (Baleg) untuk harmonisasi sebelum masuk pembahasan bersama pemerintah.

DPR
redaksi

Keep Reading

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Tiga Peserta SPPI KDMP Meninggal, Komisi I DPR Minta Evaluasi

Berita Terkini

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

23 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?