Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Li Claudia Chandra: Sang Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

16 April 2026

KWP Award 2026, Lia Istifhama Sabet Penghargaan Senator Penguat Kebijakan Publik

16 April 2026

KWP Award 2026 Jadi Pemicu Ibas Perkuat Komitmen Pengembangan Ekonomi Pedesaan

16 April 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Li Claudia Chandra: Sang Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026
  • KWP Award 2026, Lia Istifhama Sabet Penghargaan Senator Penguat Kebijakan Publik
  • KWP Award 2026 Jadi Pemicu Ibas Perkuat Komitmen Pengembangan Ekonomi Pedesaan
  • Peduli Kesejahteraan Rakyat, Fraksi Demokrat Raih Penghargaan KWP Award 2026
  • Eksistensi Mimika Diakui di Jakarta, Bupati Johannes Rettob Sabet Penghargaan Inovasi Daerah KWP Award 2026
  • Sugiat Santoso Dinobatkan KWP 2026 Sebagai Legislator Peduli HAM
  • Harga BBM Stabil, Wihadi Wiyanto: Ekonomi Kita Tetap Terjaga
  • Ketua Komisi XII DPR: Pembangunan Pabrik Baterai EV Momentum Akselarasi Transisi Energi
Selasa, April 21
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Hanif Dhakiri: Penjaminan Kredit Penting untuk Perluas Permodalan UMKM

Hanif Dhakiri: Penjaminan Kredit Penting untuk Perluas Permodalan UMKM

redaksiBy redaksi9 November 2025Updated:9 Desember 2025 DPR Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI M. Hanif Dhakiri menekankan pentingnya inovasi skema pembiayaan dan penjaminan kredit untuk memperluas akses permodalan bagi UMKM.  

Menurutnya, mayoritas pelaku UMKM masih banyak yang kesulitan menjangkau lembaga perbankan karena karakter usaha mereka yang bersifat informal. 

“Dari 65 juta pelaku UMKM di Indonesia, 99 persennya usaha mikro dan ultra mikro. Tanpa skema penjaminan yang kuat, mereka sulit menjangkau perbankan,” kata Hanif, dalam keterangan persnya, Minggu, 9 November 2025.

Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mencatat sektor perdagangan besar dan eceran menyerap 45,34 persen dari total kredit UMKM nasional, disusul sektor pertanian sebesar 19,34 persen.

Namun, akses pembiayaan di level mikro masih belum merata. Sehingga pihaknya berharap industri keuangan dapat mengubah pola pikir dari compliance-based menjadi development-oriented.

“Bank harus berinovasi, tidak hanya menunggu. Jika literasi masyarakat rendah, mereka bisa salah arah dan justru terjebak pinjaman ilegal,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Komisi XI DPR berharap adanya peningkatan literasi keuangan agar masyarakat tidak salah memilih sumber pembiayaan dan tidak terjerat pinjaman online (Pinjol).

DPR
redaksi

Keep Reading

Li Claudia Chandra: Sang Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

KWP Award 2026, Lia Istifhama Sabet Penghargaan Senator Penguat Kebijakan Publik

KWP Award 2026 Jadi Pemicu Ibas Perkuat Komitmen Pengembangan Ekonomi Pedesaan

Peduli Kesejahteraan Rakyat, Fraksi Demokrat Raih Penghargaan KWP Award 2026

Eksistensi Mimika Diakui di Jakarta, Bupati Johannes Rettob Sabet Penghargaan Inovasi Daerah KWP Award 2026

Sugiat Santoso Dinobatkan KWP 2026 Sebagai Legislator Peduli HAM

Berita Terkini

Li Claudia Chandra: Sang Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

16 April 2026

KWP Award 2026, Lia Istifhama Sabet Penghargaan Senator Penguat Kebijakan Publik

16 April 2026

KWP Award 2026 Jadi Pemicu Ibas Perkuat Komitmen Pengembangan Ekonomi Pedesaan

16 April 2026

Peduli Kesejahteraan Rakyat, Fraksi Demokrat Raih Penghargaan KWP Award 2026

16 April 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?