Talenta muda bulu tangkis Indonesia kembali menunjukkan kualitasnya di panggung internasional. Keberhasilan mereka menembus babak semifinal Australian Open 2026 menjadi bukti bahwa proses pembinaan atlet yang dijalankan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus membuahkan hasil.
Dua tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan Alhasny dan Mohammad Zaki Ubaidillah (Ubed), berhasil melangkah ke semifinal turnamen yang berlangsung di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Australia.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan atlet muda Indonesia memiliki kapasitas untuk bersaing di level tertinggi sekaligus menjadi hasil dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berjenjang.
“Selain peningkatan kemampuan teknis, pengalaman bertanding di berbagai turnamen internasional juga berperan penting dalam membentuk mental juara dan daya saing atlet muda Indonesia,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Alwi memastikan tiket semifinal usai mengalahkan wakil Taiwan, Lee Chia Hao, dengan skor 21-18, 21-15 pada laga perempat final. Hasil itu menjadi pencapaian yang lebih baik dibandingkan Australian Open tahun lalu saat langkahnya terhenti di babak delapan besar.
Keberhasilan tersebut melanjutkan tren positif Alwi yang sebelumnya juga tampil di turnamen level atas seperti Singapore Open dan Indonesia Open.
Sementara itu, Ubed menyusul ke semifinal setelah menyingkirkan Justin Hoh asal Malaysia. Ubed tampil dominan dan menang dua gim langsung 21-7, 21-13 hanya dalam waktu 38 menit.
Pada babak semifinal, Alwi akan menghadapi wakil Hong Kong, sedangkan Ubed ditantang tunggal putra China, Dong Tian Yao. Jika keduanya mampu meraih kemenangan, Indonesia berpeluang menciptakan partai final sesama wakil Merah Putih di sektor tunggal putra Australian Open 2026.
“Kami berharap pengalaman bertanding di turnamen level atas seperti ini semakin memperkuat kepercayaan diri dan kematangan para atlet muda Indonesia. Proses regenerasi membutuhkan jam terbang dan kesempatan bersaing secara konsisten di level internasional,” kata Okki.
Menurutnya, dukungan terhadap atlet muda merupakan bagian dari komitmen jangka panjang BNI dalam mendorong lahirnya generasi penerus bulu tangkis Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.
Melalui sinergi dengan PBSI, BNI berharap semakin banyak pemain muda mendapatkan kesempatan berkembang dan memperkaya pengalaman internasional sehingga mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama bulu tangkis dunia.

