Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
  • BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026
Minggu, Agustus 16
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Deddy Sitorus Tekankan Pentingnya Digitalisasi Pelayanan Publik

Deddy Sitorus Tekankan Pentingnya Digitalisasi Pelayanan Publik

redaksiBy redaksi18 September 2025Updated:9 Oktober 2025 DPR Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus, menekankan pentingnya percepatan digitalisasi pelayanan publik oleh pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akses informasi bagi masyarakat.

“Poin pentingnya adalah bagaimana digitalisasi bisa mempermudah dan membuat pelayanan publik lebih efektif dan efisien,” kata Deddy, dalam keterangan persnya, dikutip Kamis, 18 September 2025.

Ia pun mengapresiasi penerapan digitalisasi oleh Pemprov Bali, namun di satu sisi juga mengingatkan agar aspek keamanan sistem, integrasi antarlembaga, dan kenyamanan pengguna tetap menjadi perhatian.

“Kita sarankan supaya sistemnya aman, kolaboratif, integratif, dan situs atau aplikasinya user friendly serta bermanfaat,” jelasnya.

Menurutnya, pelayanan publik berupa digital dapat memudahkan masyarakat dan dunia usaha dalam mengakses informasi. Ini bisa mendorong investasi dan menciptakan lapangan kerja.

Terakhir, pihaknya menyoroti masih rendahnya capaian sertifikat digital yang baru mencapai 7,5 persen, serta pentingnya mencegah tumpang tindih sertifikat tanah melalui transparansi data digital.

“Dengan digitalisasi, masyarakat bisa cek langsung riwayat dan status tanah di situs BPN. Ini bisa menghindari tumpang tindih,” tambahnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Tiga Peserta SPPI KDMP Meninggal, Komisi I DPR Minta Evaluasi

Berita Terkini

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

23 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?