Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
Senin, Agustus 17
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Budhy Setiawan Apresiasi Smart Farming Pusri Agro Edupark Palembang

Budhy Setiawan Apresiasi Smart Farming Pusri Agro Edupark Palembang

redaksiBy redaksi30 April 2025Updated:7 Mei 2025 DPR Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Budhy Setiawan mengapresiasi sistem pengelolaan dan pemanfaatan sampah yang di lakukan di kompleks Pusri Agro Edupark milik PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, yang mengimplementasikan konsep smart farming.

Dimana, sistem irigasi dan pemupukan telah memanfaatkan teknologi terkini, serta Waste Plan atau yang diberi nama The Gardenship, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah.

“Saya mengapresiasi konsep yang dikembangkan ini. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat memacu kemitraan lainya untuk melakukan produktivitas pertanian yang ada di Indonesia lebih baik lagi,” jelasnya usai melakukan pertemuan dengan sejumlah mitra kerja di Kompleks Pusri Agro Edupark, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, Sumatera Selatan, Senin (29/5/2024).

lebih lanjut Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, produktivitas pertanian di Indonesia ini masih menjadi persoalan untuk itu Komisi IV DPR RI, perlu mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat melakukan sejumlah terobosan guna meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia, bisa juga mencontoh kegiatan serupa seperti yang sudah dilakukan oleh PT Pusri Palembang.

“Saya mendorong BUMN-BUMN dapat melakukan hal serupa, dengan demikian diharapkan pengembangan sistem smart farming and waste plan diberi nama The Gardenship dapat lebih luas dari smart farming dan waste plan yang terpadu tersebut lagi cakupanya sehingga mampu mengembangkan serta meningkatkan produktivitas pertanian di tanah air kita,” tuturnya.

Pimpinan Komisi IV DPR RI pun berharap agar pemerintah daerah mampu membantu Pusri melakukan duplikasi kegiatan seperti ini dengan melibatkan dunia usaha maupun perusahaan swasta bisa bekerjasama dengan kelompok tani maupun sekolah pertanian yang ada di Provinsi Sumatera Selatan agar mampu mengembangkan kegiatan tersebut.

Seperti diketahui, lahan Pusri Agro EduPark memiliki kebun pertanian yang dikelola oleh Departemen Riset Pusri dengan mempertimbangkan kebutuhan dan keindahan. lebih dari 30 jenis tanaman ditanam di sana seperti, labu madu, labu air, kabocha, kopi, kelengkeng, durian, lada, papaya, buah naga, jagung, kacang tanah, cabai, timun, dan masih banyak lagi jenis tanaman lainnya. 

Sedangkan untuk Beberapa tindakan yang termasuk dalam upaya waste plant, antara lain 3R, yakni mendaur ulang sampah (recycle), mengurangi produksi sampah (reduce), serta menggunakan kembali barang yang kualitasnya masih layak (reuse).

Pembentukan The Gardenship ini diinisiasi oleh Departemen CSV diharapkan dapat menjadi fasilitas pengolahan sampah organik yang lebih baik, dengan pengelolaan bersumber dari sampah-sampah organik yang ada di lingkungan Pusri dan sampah makananan yang berasal dari warga yang di tinggal di Komplek Pusri. 

Melalui pengelolaan proses kompos sampah-sampah tersebut akan menghasilkan pupuk. Saat ini pupuk yang dihasilkan yaitu pupuk cascing dan pupuk organik cair.

Ditempat yang sama, Anggota Komisi IV DPR RI Hanan Rozak, mengatakan bahwa kegiatan waste plan contoh yang sangat baik. Namun agar bisa bermanfaat bagi masyarakat perlu ada perbaikan-perbaikan dan rekayasa pengelolaan manajemen sampah. 

Seperti penyaluran produk yang dihasilkan dari pengelolaan sampah ini. Pasalnya sampah-sampah yang ada saat ini dapat menghasilkan pupuk cair, pupuk padat kompos.

“Saya sarankan, untuk Pusri bisa menghimpun sampah-sampah rumah tangga dari masyarakat mampu di proses, yang kemudian diproses hasilnya nanti dapat ditukar dengan sejumlah pupuk, perlu adanya edukasi atau sosialisasi terhadap masyarakat mampu memilah-milah sampah organik dan non organik,” terangnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?