Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

11 Mei 2026

Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman

6 Mei 2026

Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan

30 April 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini
  • Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman
  • Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan
  • Pimpinan DPR Prihatin Atas Insiden Kecelakaan KRL di Bekasi
  • DPR Soroti Wacana Pemerintah Tutup Program Studi di Perguruan Tinggi
  • Penguatan Ketahanan Pangan Jadi Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi
  • Polda DIY Diminta Usut Tuntas Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Daycare
  • Arzeti Bilbina Kecam Kekerasan Terhadap Anak di Daycare DIY
Senin, Mei 11
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Baleg DPR Tegaskan Pentingnya Industri Tembakau sebagai Identitas Nasional

Baleg DPR Tegaskan Pentingnya Industri Tembakau sebagai Identitas Nasional

redaksiBy redaksi19 September 2024Updated:28 September 2024 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Willy Aditya, menegaskan pentingnya mempertahankan industri tembakau sebagai bagian dari identitas nasional.

Hal itu disampaikan Willy dalam diskusi Forum Legislasi yang digelar oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan Parlemen.

Diskusi dengan tema “Menilik Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan dan Dampaknya Terhadap Industri Tembakau” ini diselenggarakan di Nusantara I, Senayan, Jakarta,  Rabu (18/9/2024).

Dalam sambutannya, Willy menyatakan bahwa industri tembakau tidak hanya penting dari sisi ekonomi, tetapi juga merupakan bagian dari ekosistem nasional yang melibatkan berbagai sektor, mulai dari petani hingga industri ritel.

Ia menyebut tembakau sebagai simbol identitas nasional yang harus dipertahankan di tengah pesatnya industrialisasi dan kesulitan lapangan pekerjaan.

“Kalau kita tidak memiliki keberpihakan terhadap tembakau sebagai identitas nasional, apalagi di tengah industrialisasi yang gila-gilaan dan susahnya lapangan pekerjaan, kita mau ngapain?” ujar Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Ia juga menekankan bahwa kebijakan terkait tembakau seharusnya mempertimbangkan ekosistem yang terlibat secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir.

Willy juga mengingatkan agar pembuatan kebijakan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, serta menggunakan solusi win-win yang melibatkan berbagai pihak.

“Kita butuh solusi triple win, tidak hanya satu atau dua pihak yang diuntungkan, tetapi juga secara strategis lingkungan dan ekosistem yang lebih luas,” tambahnya.

Selain itu, Willy menyoroti ketidakadilan yang dirasakan oleh industri tembakau, terutama dalam hal kontribusi besar terhadap penerimaan pajak negara yang tidak dibarengi dengan kebijakan yang adil.

Ia mencontohkan larangan merokok di beberapa tempat yang dirasa tidak mempertimbangkan kepentingan para pembayar pajak terbesar, yaitu para produsen dan konsumen tembakau.

Forum ini turut dihadiri oleh sejumlah anggota Komisi IX DPR RI seperti Yahya Zaini, Nurhadi, dan Nur Nadlifah, serta tokoh industri terkait, seperti Sudarto AS (Ketua Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman SPSI) dan Fabianus Bernadi (Ketua Umum Asosiasi Media Luar-Griya Indonesia/AMLI).

Mereka mendiskusikan dampak dari Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) yang sedang digodok, serta upaya mempertahankan keberlangsungan industri tembakau di Indonesia.

Diskusi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku industri tembakau, sekaligus memberikan solusi yang adil bagi semua pihak yang terlibat dalam ekosistem industri tersebut.

DPR
redaksi

Keep Reading

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman

Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan

Pimpinan DPR Prihatin Atas Insiden Kecelakaan KRL di Bekasi

DPR Soroti Wacana Pemerintah Tutup Program Studi di Perguruan Tinggi

Penguatan Ketahanan Pangan Jadi Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

Berita Terkini

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

11 Mei 2026

Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman

6 Mei 2026

Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan

30 April 2026

Pimpinan DPR Prihatin Atas Insiden Kecelakaan KRL di Bekasi

29 April 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?