Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Beli Tiket Konser Sammy Simorangkir via wondr by BNI Diskon 20 Persen

12 Mei 2026

BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa

11 Mei 2026

Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025

11 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Beli Tiket Konser Sammy Simorangkir via wondr by BNI Diskon 20 Persen
  • BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa
  • Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025
  • Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini
  • Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman
  • Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan
  • Pimpinan DPR Prihatin Atas Insiden Kecelakaan KRL di Bekasi
  • DPR Soroti Wacana Pemerintah Tutup Program Studi di Perguruan Tinggi
Selasa, Mei 12
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Ridwan Hisjam Akui PT AMMAN Mengalami Banyak Kemajuan

Ridwan Hisjam Akui PT AMMAN Mengalami Banyak Kemajuan

redaksiBy redaksi16 Juli 2024Updated:31 Juli 2024 Uncategorized Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam mengakui semenjak pengambilalihan saham PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) yang kini berganti nama menjadi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) atau PT AMMAN banyak sekali kemajuan yang terjadi.

Salah satunya pembangunan smelter yang setahun lalu yang masih sekitar 60 persen, namun per 15 Juli 2024, pembangunan sudah mencapai 97 persen.

“Ini suatu kejutan betul dan ini adalah tantangan bagi kita terutama perusahaan-perusahaan BUMN kita yang EPC itu harus belajar banyak, melihat bagaimana kemajuan yang dilakukan pembangunan di AMMAN di Sumbawa Barat ini, yang ternyata fabrikasinya itu dibuat di China dan berbagai negara lain termasuk Finlandia, setelah sudah siap baru dikirim ke Indonesia, dan di situ tinggal di rakit-rakit saja sehingga akhirnya cepat sekali inilah yang kita lihat,” ucap Ridwan Hisjam usai mengikuti Kunjungan Kerja Tim Komisi VII DPR RI di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin (15/7/2024).

Namun, di sisi lain, ia tetap menyarankan agar direksi PT AMMAN tetap terus berhati-hati, terutama saat commissioning yang dilakukan di semua sektor-sektornya.

Ia menegaskan jangan sampai nantinya terjadi kecelakaan ataupun kebakaran di smelter akibat mengejar waktu pembangunan smelter yang tidak mengindahkan standard operational procedure (SOP) yang ada.

“Kami memberikan pesan kepada AMMAN agar kita berhati-hati. Perusahaan ini kan sekarang jadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Dulu kan PMA (Penanaman Modal Asing). Sekarang modal dalam negeri, sehingga kita harapkan PT AMMAN bisa bekerja lebih bagus lagi,” tutur Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Ridwan pun kembali menegaskan, bahwa dalam setiap pembangunan smelter, pihak surveyor independen adalah pihak yang bertugas menjaga quality control dalam setiap tahapan pembangunan. Ia menegaskan semua harus mengikuti aturan yang berlaku agar tidak terjadi kecelakaan.

Aspek keselamatan sangat penting, melihat dari beberapa kejadian yang kerap terjadi belakangan ini di beberapa smelter di sektor lain.

“Kalau kita mengikuti aturan, insyaAllah kecelakaan dapat dihindari. Kerap terjadi karena mengejar target yang sangat ketat. Jadi ada semacam surveyor yang ditunjuk itu juga kurang hati-hati mengejar target, harus selesai-selesai. Akhirnya ada yang dia lewati (prosedur) dan itulah yang menyebabkan terjadinya kecelakaan-kecelakaan dan (kecelakaan) ini terjadi di Sulawesi dan Kalimantan,” katanya.

Terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Ridwan mengatakan meskipun pembangunannya banyak di China dan berbagai negara lain lalu dirakit di Indonesia, namun tingkat TKDN PT AMMAN cukup memenuhi syarat.

Di antaranya pipa-pipa yang digunakan juga buatan Indonesia, meskipun banyak yang dibuat di China, namun jika ada hal yang masih dibuat di Indonesia maka akan dibuat di Indonesia. 

“Sehingga makanya dalam waktu 1 tahun itu cepat sekali. Jadi TKDN-nya melebihi 40 persen saya kira memenuhi syarat lah TKDN-nya, tinggal laporan dari direksi (bahwa) nanti perusahaan surveyor yang ditunjuk kita nanti lihat laporannya. Saya kira tadi direktur perindustrian dan direktur logam ESDM hadir jadi ada dua kementerian yang hadir dari Kemenperin dan Kementerian ESDM,” tutupnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

Beli Tiket Konser Sammy Simorangkir via wondr by BNI Diskon 20 Persen

BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa

Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman

Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan

Berita Terkini

Beli Tiket Konser Sammy Simorangkir via wondr by BNI Diskon 20 Persen

12 Mei 2026

BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa

11 Mei 2026

Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025

11 Mei 2026

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

11 Mei 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?