Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Beli Tiket Konser Sammy Simorangkir via wondr by BNI Diskon 20 Persen

12 Mei 2026

BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa

11 Mei 2026

Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025

11 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Beli Tiket Konser Sammy Simorangkir via wondr by BNI Diskon 20 Persen
  • BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa
  • Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025
  • Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini
  • Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman
  • Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan
  • Pimpinan DPR Prihatin Atas Insiden Kecelakaan KRL di Bekasi
  • DPR Soroti Wacana Pemerintah Tutup Program Studi di Perguruan Tinggi
Rabu, Mei 13
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » My Esti Wijayati Minta Ada Kesetaraan Anggaran Pendidikan Keagamaan

My Esti Wijayati Minta Ada Kesetaraan Anggaran Pendidikan Keagamaan

redaksiBy redaksi26 Juni 2024Updated:5 Juli 2024 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Badan Anggaran DPR RI My Esti Wijayati meminta adanya kesetaraan pada alokasi anggaran pendidikan keagamaan.

Pasalnya, menurut Esti pendidikan keagamaan pada sekolah yang ada di bawah naungan Kementerian Agama seharusnya malah mendapat porsi lebih.

Hal itu karena banyak orang tidak mampu yang dititipkan di sekolah keagamaan.

“Ini menjadi sebuah pernyataan saya tadi, ada ketidakadilan dan ada ketidaksetaraan. Jumlah siswa di bawah Kemendikbud 40 sekian juta, Kemenag 11 sekian juta, artinya 1 banding 4 lalu program PIP kalau tadi siswanya 1 banding 4, PIP-nya 1 banding 10. Sekarang beasiswa di Kemenag hanya sekitar 2 juta mestinya minimal 5 juta,” ujarnyaseusai mengikuti Rapat Panja RKP dan Prioritas Anggaran TA 2025 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (24/06/2024).

Diketahui secara nasional, kuota Program Indonesia Pintar (PIP) 2024 milik Kementerian Agama adalah sebesar 2.329.663 orang. Kuota ini didistribusikan kepada 1.028.209 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), 907.961 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 393.493 siswa Madrasah Aliyah (MA). Sementara itu, di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi terdapat kuota untuk 18,6 juta siswa.

“Kalau kita berpikir lebih jauh, mestinya (beasiswa) yang di Kemenag lebih banyak. Mengapa? banyak orang tidak mampu dititipkan di sekolah keagamaan dan tempat sekolah-sekolah itu juga banyak yang di daerah-daerah terpencil, tertinggal,” ujarnya.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menuntut Pemerintah untuk berlaku setara pada pendidikan yang ada di Kemendikbudristek dan Kemenag. Karena walaupun berbeda atap, pendidikan keagamaan ini juga penting karena menyangkut masa depan bangsa.

Ia juga meminta agar keran Dana Alokasi Khusus (DAK) bagi pendidikan keagamaan juga dibuka agar pemerintah daerah juga dapat memperhatikan pendidikan keagamaan.

“Itu fungsi pendidikan (di Kemenag) judulnya sama dengan fungsi pendidikan yang ada di Kemendikbud hanya beda kewenangannya. Kalau memang tidak mau susah-susah ya jadiin satu saja. Bagaimana (agar) pondok pesantren, pendidikan keagamaan jadinya di bahwa Kemendikbud? supaya apa? Kualitasnya, fasilitasnya,  gurunya juga diperhatikan,” pungkasnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman

Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan

Pimpinan DPR Prihatin Atas Insiden Kecelakaan KRL di Bekasi

DPR Soroti Wacana Pemerintah Tutup Program Studi di Perguruan Tinggi

Penguatan Ketahanan Pangan Jadi Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

Berita Terkini

Beli Tiket Konser Sammy Simorangkir via wondr by BNI Diskon 20 Persen

12 Mei 2026

BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa

11 Mei 2026

Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025

11 Mei 2026

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

11 Mei 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?