Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif

14 Juni 2026

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect

13 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H
  • Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif
  • BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect
  • BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking
  • BNI Perkuat Mental Juara Atlet Muda, Alwi dan Ubed Tembus Semifinal Australian Open
  • BNI Kembali Raih Penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2026
  • Once Mekel Soroti Kebijakan PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun
  • Raymond/Joaquin Tembus Final Indonesia Open 2026, BNI: Hasil Nyata Pembinaan Atlet Muda
Kamis, Juni 18
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » DPR F-PKS Sebut Kinerja Pelaksanaan APBN 2022 Belum Memuaskan

DPR F-PKS Sebut Kinerja Pelaksanaan APBN 2022 Belum Memuaskan

redaksiBy redaksi8 September 2023Updated:15 September 2023 DPR Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Fraksi PKS DPR RI menilai kinerja pemerintah dalam pelaksanaan APBN Tahun 2022 masih belum memuaskan. Pernyataan ini disampaikan oleh Anggota Badan Anggaran, Andi Akmal Pasluddin saat membacakan pendapat mini fraksi pada Pembicaraan Tingkat I, RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun Anggaran 2022. 

“Secara umum Fraksi PKS menilai bahwa kinerja pemerintah dalam pelaksanaan APBN Tahun 2022 masih belum memuaskan, sehingga berdampak belum optimal terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 pasal 23 ayat 1,” tutur Politisi Fraksi PKS itu dalam Rapat kerja Badan Anggaran DPR RI dengan Menkeu RI, Kepala Bappenas, Menkumham dan Gubernur BI di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Kamis (8/9/2023)

Adapun isi Pasal 23 ayat 1 UUD 1945 tersebut adalah bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara sebagai wujud dari pengelolaan keuangan negara ditetapkan setiap tahun dengan undang-undang dan dilaksanakan secara terbuka dan bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Sebagaimana yang disampaikan Andi Akmal, Fraksi PKS memandang pemerintah belum bisa menjaga kesinambungan fiskal. Selain itu legislator Dapil Sulawesi Selatan II ini mengatakan jika defisit keseimbangan primer menunjukkan bahwa sumber pembayaran bunga utang bukan berasal dari pendapatan negara melainkan berasal dari tambahan utang sehingga mengancam kesinambungan fiskal.

“Fraksi PKS berpendapat bahwa pemerintah masih bermasalah dalam menjaga dalam menjaga kesinambungan fiskal. Hal ini dapat dicermati dari indikator keseimbangan primer Tahun 2022 yang masih negatif, yaitu sebesar 74,08 triliun atau minus 0,38 persen dari PDB,” ujarnya.

Tax Ratio dan defisit anggaran  juga menjadi sorotan Fraksi PKS. Peningkatan harga komoditas ESDM yang terjadi sewaktu-waktu dan pemberlakuan tax amnesty jilid II digadang menjadi latar belakang capaian, meski begitu besaran Tax Ratio sebesar 10,39 persen dinilai masih rendah. Dalam Pandangan mini tersebut Fraksi PKS menyebutkan bahwa standar tax ratio untuk negara berkembang setidaknya berada di atas angka 15 persen.

“Fraksi PKS berpendapat defisit anggaran Tahun 2022 sebesar 2,4 persen dari PBB atau 460 triliun menandakan sektor fiskal yang masih rentan, kecilnya defisit anggaran dibandingkan negara lain tidak absolut menjadi penanda kuatnya fundamental fiskal,” kata anggota Komisi VI DPR RI tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Fraksi PKS memberikan 26 poin catatan terkait pelaksanaan APBN antara lain mengenai defisit anggaran, tax ratio, rasio hutang, penyertaan modal negara, penganggaran dan eksekusi program pemerintah, pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, realisasi penyaluran Transfer ke Daerah dan beberapa hal lainnya. 

Meski begitu, PKS tetap memberikan pernyataan minderheid nota atau menerima dengan catatan atas hasil pembahasan RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN TA 2022 dalam Pembicaraan Tingkat I untuk dilanjutkan dalam tahapan pembahasan selanjutnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

Once Mekel Soroti Kebijakan PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun

DPR Soroti Kasus Gagal Berangkat Umrah Ribuan Calon Jemaah Hanania Travel

Sumatra Blackout, PLN Harus Beri Kompensasi

TNI Bisa Tangani Begal dengan Mekanisme Perbantuan Polri

DPR Apresiasi Pelayanan Jemaah Reguler Indonesia di Mina

Pelaksanaan Haji 2026, Timwas DPR: Semua Relatif Terkendali

Berita Terkini

BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif

14 Juni 2026

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect

13 Juni 2026

BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking

13 Juni 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?