Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif

14 Juni 2026

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect

13 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H
  • Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif
  • BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect
  • BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking
  • BNI Perkuat Mental Juara Atlet Muda, Alwi dan Ubed Tembus Semifinal Australian Open
  • BNI Kembali Raih Penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2026
  • Once Mekel Soroti Kebijakan PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun
  • Raymond/Joaquin Tembus Final Indonesia Open 2026, BNI: Hasil Nyata Pembinaan Atlet Muda
Selasa, Juni 16
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Puan kepada Hadirin Sidang AIPA: Suara Rakyat Suara Parlemen

Puan kepada Hadirin Sidang AIPA: Suara Rakyat Suara Parlemen

redaksiBy redaksi9 Agustus 2023Updated:10 Agustus 2023 DPR Tidak ada komentar5 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua DPR RI sekaligus Presiden ASEAN Inter Parliamentary Assembly (AIPA) 2023, Puan Maharani resmi menutup rangkaian Sidang Umum AIPA Ke-44, yang telah menyepakati 30 Resolusi demi kesejahteraan masyarakat di Asia Tenggara. Ia menekankan pentingnya hasil kerja nyata komunitas ASEAN karena suara rakyat adalah suara parlemen.

Sidang Umum AIPA Ke-44 yang dipimpin Puan diselenggarakan di Jakarta dari tanggal 5-11 Agustus 2023. AIPA General Assembly merupakan salah satu puncak keketuaan DPR RI di AIPA, sejalan dengan keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023.

Bertindak sebagai tuan rumah, DPR RI mengusung tema Responsive Parliaments for a Stable and Prosperous ASEAN yang merupakan komitmen parlemen ASEAN untuk ikut menciptakan perdamaian dan kesejahteraan di Asia Tenggara.

Selain Indonesia sebagai tuan rumah, event bergengsi di ASEAN tersebut dihadiri oleh Ketua Parlemen dan delegasi negara Asia Tenggara minus Myanmar. Selain itu, Sidang Umum AIPA ke-44 juga dihadiri perwakilan 18 negara Observer dan Tamu, serta perwakilan dari 9 Organisasi Internasional termasuk Sekjen ASEAN dan Sekjen AIPA. Total peserta yang hadir kurang lebih sebanyak 605 orang.

“Melalui acara ini, Parlemen anggota AIPA dapat berkontribusi positif dalam mendorong koordinasi berbagai kebijakan di ASEAN. Parlemen anggota AIPA menyuarakan aspirasi dan suara rakyat di Asia Tenggara. Suara rakyat adalah Suara Parlemen,” kata Puan saat memberikan sambutan di Closing Ceremony Sidang Umum AIPA ke-44 yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu, 9 Agustus 2023.

Dalam rangkaian Sidang Umum AIPA, para delegasi telah melakukan pembahasan yang sejalan dengan tema AIPA Ke-44. Menurut Puan, tema ini dipilih sesuai dengan kondisi terkini di mana Parlemen perlu berkontribusi mengatasi berbagai masalah regional dan global.

“Pada pembukaan Sidang Paripurna pertama AIPA Ke-44, saya sampaikan pertanyaan apakah dunia sedang mengalami defisit perdamaian? Apakah kita mengalami defisit pembangunan? Dan apakah kita sedang mengalami defisit iklim?” ucap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

“Pada pertemuan ini kita semua telah menjawab bahwa jika kita bekerja bersama maka. Kita dapat membantu menciptakan perdamaian, memajukan pembangunan, dan menurunkan emisi,” sambung Puan.

Mantan Menko PMK ini menekankan, peran Parlemen diharapkan dapat mengatasi polarisasi antar negara yang telah menghambat kerjasama internasional. Untuk di dalam negeri, kata Puan, Parlemen dapat berperan besar dalam mempengaruhi politik domestik agar lebih mengedepankan kolaborasi antar negara.

“Kita telah melihat bahwa politik domestik dapat berdampak nyata pada stabilitas regional bahkan global. Kita melihat politik domestik bahkan dapat menyebabkan ketegangan internasional,” jelasnya.

Untuk memastikan kesejahteraan masyarakat kawasan, Puan menilai AIPA perlu terus menjaga agar ASEAN tetap bersifat inklusif, people-centered, dan people oriented. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya di Asia Tenggara.

“Kita perlu memastikan hasil kerja ASEAN selalu berorientasi aksi (action-oriented), di antaranya untuk mengatasi kemiskinan, ketimpangan, menciptakan lapangan kerja, serta memberi akses pelayanan kesehatan dan pendidikan berkualitas bagi rakyat,” papar Puan.

Ditambahkannya, ASEAN merupakan kekuatan kelima ekonomi dunia, dengan total GDP ASEAN mencapai US$ 3.9 triliun, dengan populasi 680 juta. Puan menilai hal tersebut merupakan kekuatan yang dapat dimanfaatkan bersama.

“Untuk menjadi engine of global growth, maka ASEAN perlu memperdalam integrasi ekonominya. Dan ASEAN perlu menjadi bagian lebih besar dari rantai pasok global (global supply chain). Saya percaya bahwa Asia Tenggara yang aman dan sejahtera akan berkontribusi bagi perdamaian dan kesejateraan global,” sebut Cucu Bung Karno itu.

Lebih lanjut, Puan menjabarkan bahwa Parlemen terbukti relevan untuk menjaga perdamaian, membangun kepercayaan (trust building), dan menurunkan ketegangan geopolitik di kawasan.

“Kita percaya perbedaan antar negara harus diselesaikan dimeja perundingan dan bukan di medan konflik terbuka melalui diplomasi dan bukan dengan kekerasan. Kita percaya the power of dialogue, terutama karena kita sedang menghadapi tantangan yang disebabkan meruncingnya ketegangan geopolitik di kawasan Asia Tenggara,” terang Puan.

Dalam isu kemanusiaan di Myanmar, seluruh delegasi Sidang Umum AIPA Ke-44 menyepakati untuk mendorong implementasi Konsensus Lima Poin penyelesaian konflik di Myanmar. Puan mengatakan, AIPA harus siap untuk mencari terobosan dalam membangun dialog dengan pihak-pihak terkait di negara yang masih berkonflik tersebut.

“Parlemen anggota AIPA juga perlu menjaga keberlangsungan demokrasi di Asia Tenggara. Sebagai satu keluarga besar, kita harus menjaga dan saling mengingatkan jangan sampai terjadi kemunduran proses demokrasi di Asia Tenggara,” tegasnya.

Puan pun memberikan apresiasi kepada seluruh delegasi anggota AIPA, negara observer, dan para mitra yang telah berpartisipasi aktif dalam Sidang Umum AIPA ke-44.

Puan juga menyampaikan terima kasih kepada Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn yang berkenan hadir langsung dalam perhelatan Sidang AIPA di Jakarta. Ucapan terima kasih pun turut disampaikan untuk Sekjen AIPA Siti Rozaimeriyanty Dato Haji Abdul Rahman beserta jajarannya atas kerja samanya untuk mendukung kesuksesan Sidang Umum AIPA ke-44 hingga berlangsung meriah dan nyaman bagi seluruh delegasi yang hadir.

“Tak lupa, saya juga mengucapkan penghargaan kepada seluruh panitia atas penyelenggaraan Sidang Umum AIPA ke-44. Saya percaya pertemuan di Jakarta ini akan menambah persahabatan di antara anggota Parlemen anggota AIPA dan juga para mitra kita,” ungkap Puan.

Di penghujung sambutannya, Puan berharap Sidang Umum AIPA kali ini akan mewujudkan ASEAN yang solid dalam membangun Asia Tenggara serta dunia agar lebih aman, stabil dan sejahtera.

“Sebelum kembali ke negara masing-masing, saya ingin mengundang para delegasi untuk menikmati keindahan seni budaya Indonesia. Kepada seluruh delegasi, saya ucapkan selamat jalan dan sampai jumpa kembali tahun depan pada Sidang Umum AIPA ke-45 di Laos,” kata Puan.

“Dan dengan ini, saya nyatakan Sidang Umum AIPA ke-44 di Jakarta secara resmi ditutup. Together we are stronger Together we are one in one ASEAN family,” lanjutnya.

Usai upacara penutupan Sidang AIPA ke-44, DPR RI akan mengadakan acara solidarity dinner yang dipersembahkan untuk seluruh peserta sidang. Berbagai acara hiburan dan seni budaya akan dipertunjukkan untuk menghibur para delegasi.

Kemudian esok hari, Kamis, 10 Agustus 2023, DPR RI juga akan mengajak para delegasi Sidang Umum AIPA ke-44 untuk berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). DPR ingin menunjukkan wajah dan keindahan ibu pertiwi melalui miniatur Indonesia itu.

DPR
redaksi

Keep Reading

Once Mekel Soroti Kebijakan PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun

DPR Soroti Kasus Gagal Berangkat Umrah Ribuan Calon Jemaah Hanania Travel

Sumatra Blackout, PLN Harus Beri Kompensasi

TNI Bisa Tangani Begal dengan Mekanisme Perbantuan Polri

DPR Apresiasi Pelayanan Jemaah Reguler Indonesia di Mina

Pelaksanaan Haji 2026, Timwas DPR: Semua Relatif Terkendali

Berita Terkini

BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif

14 Juni 2026

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect

13 Juni 2026

BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking

13 Juni 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?