Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi mengajak seluruh pihak bersatu kembali usai Pemilu pada momentum hari raya Idulfitri yang jatuh pada tanggal 10 April 2024.
Ia berharap semua pihak juga bisa bersama-sama menghargai, mengingat lebaran kali ini dirayakan berbarengan, tanpa ada perbedaan hari seperti sebelumnya.
“Kementerian Agama kita telah menunjukkan perannya sebagai lokomotif toleransi. Bahwa memastikan perbedaan ini tidak menjadi perpecahan, upaya ini patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi kita semua. Alhamdulillah tahun ini kita dapat merayakan Idulfitri bersama-sama,” kata Ashabul Kahfi usai sidang isbat di gedung Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakarta, Selasa (9/4/2024).
Momen kebersamaan ini menurut Politisi PAN tersebut cukup istimewa, karena dilaksanakan usai 30 hari berpuasa dan momen Pemilu 2024.
“Bulan Ramadan kali ini terasa istimewa karena kita harus bersyukur pelaksanaan pemilu presiden dan pemilu legislatif sebagai salah satu pesta demokrasi tersebar dunia berhasil kita laksanakan,” ujarnya.
“Hindari saling curiga, saling menyalahkan, hindari berkata kotor, mari semua saling berangkulan sebagai sesama saudara sebangsa,” tutur dia.
Ashabul meminta kepada seluruh pihak untuk mensyukuri keputusan Kementerian Agama dalam menetapkan hasil sidang isbat.
Menurutnya, lebaran kali ini cukup spesial karena dapat dirayakan bersama-sama secara serentak.
“Sebagai insan yang beriman, kita semua harus mensyukuri hal itu, caranya mari satu padukan lagi pikiran kita hanya untuk Indonesia tercinta,” ucapnya
“Hindari saling curiga, saling menyalahkan, hindari berkata kotor, mari semua saling berangkulan sebagai sesama saudara sebangsa. Karena sesungguhnya musuh kita jelas adalah kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan dalam bidang teknologi. Bukan karena perbedaan paham dan cara pandang,” imbuhnya.

