Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif

14 Juni 2026

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect

13 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H
  • Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif
  • BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect
  • BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking
  • BNI Perkuat Mental Juara Atlet Muda, Alwi dan Ubed Tembus Semifinal Australian Open
  • BNI Kembali Raih Penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2026
  • Once Mekel Soroti Kebijakan PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun
  • Raymond/Joaquin Tembus Final Indonesia Open 2026, BNI: Hasil Nyata Pembinaan Atlet Muda
Jumat, Juni 19
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » DTKS Diminta Jadi Acuan Penyaluran Bansos

DTKS Diminta Jadi Acuan Penyaluran Bansos

redaksiBy redaksi2 Desember 2023Updated:6 Desember 2023 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VIII DPR RI Endang Maria Astuti meminta agar dilakukan sinkronisasi terhadap Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang selama ini dijadikan acuan sebagai untuk memberikan bantuan sosial kepada masyakat.

Karena masih banyak ditemukan permasalahan yang harus segera diselesaikan agar masyarakat yang seharusnya mendapatkan bansos bisa segera mendapatkannya.

“Ada beberapa masyarakat yang komplain, karena di dalam bantuan sosial ini ada empat tahapan, tahap 1, 2, 3 dan 4 tetapi ada kasuistik menerima tahap 1 tapi 2 dan 3 tidak terima di tahap empatnya dia terima. Ada lagi yang menyampaikan, di surat penerima mendapatkan bantuan Rp1.200 tetapi yang diterimakan hanya Rp600 nah ini tentunya akan menjadikan bahan evaluasi kita ketika nanti rapat dengan Bu Menteri Sosial mengenai kondisi-kondisi yang ada seperti ini,” ungkap Endang Maria Astuti, di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (28/11/2023).

Lebih lanjut, Endang meminta agar Kementerian Sosial memberikan informasi yang sejelas-jelasnya sehingga masyarakat akan tahu berapa bantuan yang akan diterimanya. Selain itu, masyarakat juga akan bisa turut mengawasi terkait penyaluran bantuan sosial ini, karena masih ada orang yang seharusnya tidak menerima bantuan sosial namun justru menerimanya.

“Ternyata masih ada yang memiliki mobil atas nama pribadi namun menerima bantuan, di satu sisi yang lebih parah banyak masyarakat yang rumahnya saja hampir roboh tetapi mereka tidak masuk DTKS dan juga tidak pernah menerima bantuan. Tentunya ini menjadi bahan kita ke depan jangan sampai hak-hak warga negara yang memang harus merasakan kehadiran negara itu terabaikan,” ungkapnya.

“Saya rasa memang penting sinkronisasi data, hal ini menjadi penting karena sebagai parameter calon penerima bantuan, karena calon penerima bantuan itu kan jenisnya banyak sekali bahkan ini ada penerima PIP, KIP tentunya ini basis data terpadu tentunya sangat penting,” tegas Endang.

“kita berharap bahwa nanti bisa dicari solusi bagaimana calon penerima bantuan sosial ini datanya adalah terpadu sehingga ketika dicek memang dia layak menerima bantuan. Kita berharap jika sudah ada dataabase tentu tinggal menentukan parameter siapa yang menerima bantuan itu juga harus ada,” tegasnya.

Di sisi lain, Endang juga berharap ada edukasi dari stakeholder yang ada agar supaya penerimaan bansos terutama yang berupa uang, bisa memanfaatkan uang tersebut dengan sebaik-baiknya tidak disalahgunakan.

“Kita harapkan kesadaran masyarakat itu tumbuh tentu semua ada plus minus tetapi kita mengambil minimalisasi yang seminim mungkin gitu tetapi masyarakat menjadi cerdas tidak dimanfaatkan oleh orang lain,” tutupnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

Once Mekel Soroti Kebijakan PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun

DPR Soroti Kasus Gagal Berangkat Umrah Ribuan Calon Jemaah Hanania Travel

Sumatra Blackout, PLN Harus Beri Kompensasi

TNI Bisa Tangani Begal dengan Mekanisme Perbantuan Polri

DPR Apresiasi Pelayanan Jemaah Reguler Indonesia di Mina

Pelaksanaan Haji 2026, Timwas DPR: Semua Relatif Terkendali

Berita Terkini

BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif

14 Juni 2026

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect

13 Juni 2026

BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking

13 Juni 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?