Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

KUHP dan KUHAP Baru Harus Terimplementasikan di Masyarakat

21 September 2026

Akurasi DTSEN Menentukan Ketepatan Kebijakan dan Bantuan

20 September 2026

DPR Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Kewenangan dalam RUU Perampasan Aset

20 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • KUHP dan KUHAP Baru Harus Terimplementasikan di Masyarakat
  • Akurasi DTSEN Menentukan Ketepatan Kebijakan dan Bantuan
  • DPR Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Kewenangan dalam RUU Perampasan Aset
  • Polri-Komdigi Perlu Gandeng Tiktok dan Meta Berantas Live Streaming Tawuran
  • Masuk 4 Besar Fortune Indonesia 100, Astra Raih Penghargaan Perusahaan dengan Karyawan Terbanyak
  • Penembakan Sopir oleh OPM Mengancam Keselamatan Warga Sipil
  • Ambang Batas Parlemen 5 Persen Proporsional dan Relevan
  • Pergantian Menkeu Harus Jadi Momentum Perkuat Kredibilitas Fiskal
Senin, September 21
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Masyarakat Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan Mitigasi Bencana

Masyarakat Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan Mitigasi Bencana

redaksiBy redaksi11 Agustus 2026Updated:20 September 2026 DPR Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VIII DPR RI, Ansari, mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan pengetahuan mengenai penanggulangan bencana sebagai langkah mitigasi guna menekan risiko saat bencana terjadi.

“Tindakan mitigasi ini tidak selalu menuntut langkah besar, melainkan bisa dimulai dari kebiasaan menjaga lingkungan di area permukiman rumah,” kata Ansari, dalam keterangan persnya, dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.

Ia pun menekankan pentingnya menyediakan ruang terbuka hijau di sekitar permukiman untuk membantu meningkatkan penyerapan air hujan agar dapat mengurangi potensi genangan dan banjir.

“Jangan semua lahan di pekarangan rumah atau di sekitar lingkungan kita dibangun dengan cor beton. Sediakan ruang terbuka hijau untuk keteduhan lingkungan dan meningkatkan serapan air hujan,” jelasnya.

Meski demikian, mata Ansari, penanggulangan bencana membutuhkan kerja sama lintas sektor dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, pendekatan multipihak diperlukan agar upaya mitigasi dan penanganan bencana dapat dilakukan secara sistematis dan terintegrasi.

Selain itu, penguatan resiliensi masyarakat juga dinikai menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan menghadapi bencana, mulai dari mengurangi dampak, beradaptasi terhadap kondisi yang berubah, hingga memulihkan diri setelah bencana terjadi.

“Bencana alam memang sesuatu yang alamiah atau sunnatullah. Tapi menekan terjadinya risiko bencana melalui upaya yang berpihak pada kelestarian lingkungan adalah ikhtiar yang harus kita lakukan bersama,” katanya.

DPR
redaksi

Keep Reading

KUHP dan KUHAP Baru Harus Terimplementasikan di Masyarakat

Akurasi DTSEN Menentukan Ketepatan Kebijakan dan Bantuan

DPR Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Kewenangan dalam RUU Perampasan Aset

Polri-Komdigi Perlu Gandeng Tiktok dan Meta Berantas Live Streaming Tawuran

Penembakan Sopir oleh OPM Mengancam Keselamatan Warga Sipil

Ambang Batas Parlemen 5 Persen Proporsional dan Relevan

Berita Terkini

KUHP dan KUHAP Baru Harus Terimplementasikan di Masyarakat

21 September 2026

Akurasi DTSEN Menentukan Ketepatan Kebijakan dan Bantuan

20 September 2026

DPR Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Kewenangan dalam RUU Perampasan Aset

20 September 2026

Polri-Komdigi Perlu Gandeng Tiktok dan Meta Berantas Live Streaming Tawuran

19 September 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?