Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

BNI Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa Sekolah Rakyat di Sulsel

26 September 2026

BNI Perkuat Dukungan Sekolah Rakyat Lewat Program Edukasi di Sulsel

26 September 2026

KUHP dan KUHAP Baru Harus Terimplementasikan di Masyarakat

21 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BNI Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa Sekolah Rakyat di Sulsel
  • BNI Perkuat Dukungan Sekolah Rakyat Lewat Program Edukasi di Sulsel
  • KUHP dan KUHAP Baru Harus Terimplementasikan di Masyarakat
  • Akurasi DTSEN Menentukan Ketepatan Kebijakan dan Bantuan
  • DPR Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Kewenangan dalam RUU Perampasan Aset
  • BNI Gandeng Pajakind, Integrasikan Layanan Perbankan dan Pajak untuk UMKM
  • Polri-Komdigi Perlu Gandeng Tiktok dan Meta Berantas Live Streaming Tawuran
  • Masuk 4 Besar Fortune Indonesia 100, Astra Raih Penghargaan Perusahaan dengan Karyawan Terbanyak
Minggu, September 27
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

redaksiBy redaksi20 Juni 2026 Nasional Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat upaya penanganan stunting melalui Program Desa Sehat Bebas Stunting di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Program yang merupakan bagian dari BNI Berbagi itu menyasar empat desa, yakni Sukamanah, Banjarsari, Wanasuka, dan Margamukti.

Program tersebut dijalankan bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Pangalengan dan Puskesmas Sukamanah dengan memberikan dukungan gizi serta edukasi kesehatan kepada kelompok rentan, mulai dari anak berisiko stunting, ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK), hingga remaja putri.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kontribusi perseroan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui intervensi kesehatan dan gizi masyarakat.

“Program Desa Sehat Bebas Stunting ini merupakan wujud kontribusi BNI dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kelompok yang rentan mengalami masalah gizi. Program ini menjadi bagian dari komitmen BNI untuk hadir memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/6/2026).

Dalam pelaksanaannya, BNI menyalurkan Paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan kepada 65 anak berisiko stunting selama 52 hari berturut-turut. Perseroan juga memberikan paket nutrisi kepada 12 ibu hamil dengan kondisi KEK selama 60 hari berturut-turut.

Selain itu, sebanyak 50 remaja putri menerima bantuan nutrisi dan tablet tambah darah sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini. Seluruh rangkaian intervensi tersebut akan berlangsung selama tiga bulan dengan pendampingan serta pemantauan berkala.

Okki menuturkan, penanganan stunting menjadi salah satu prioritas penting dalam pembangunan nasional karena berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Kabupaten Bandung dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena masih memerlukan penguatan upaya pencegahan stunting. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Bandung tercatat sebesar 24,1 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Barat.

Tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, Program Desa Sehat Bebas Stunting juga diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan keluarga, memperkuat peran posyandu, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Menurut Okki, keberhasilan penanganan stunting memerlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Sinergi antara dunia usaha, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Berlandaskan semangat melayani sepenuh hati, BNI akan terus memperluas kontribusinya dalam mendukung pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul,” katanya.

Melalui program BNI Berbagi, perseroan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

BNI
redaksi

Keep Reading

BNI Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa Sekolah Rakyat di Sulsel

BNI Perkuat Dukungan Sekolah Rakyat Lewat Program Edukasi di Sulsel

BNI Gandeng Pajakind, Integrasikan Layanan Perbankan dan Pajak untuk UMKM

BNI-Pajakind Integrasikan Perbankan dan Pajak Digital, UMKM Makin Praktis

Astra Half Marathon 2026 Dibuka, Targetkan 6.000 Pelari

BNI Perkuat Literasi Keuangan Anak Muda Lampung Lewat Financial Festival 2026

Berita Terkini

BNI Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa Sekolah Rakyat di Sulsel

26 September 2026

BNI Perkuat Dukungan Sekolah Rakyat Lewat Program Edukasi di Sulsel

26 September 2026

KUHP dan KUHAP Baru Harus Terimplementasikan di Masyarakat

21 September 2026

Akurasi DTSEN Menentukan Ketepatan Kebijakan dan Bantuan

20 September 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?